Kerugian Fantastis Iran Usai Serangan AS dan Israel Tembus Rp4,630 Triliun

AKURAT BANTEN - Pemerintah Iran mengungkapkan bahwa dampak kerusakan akibat serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel ditaksir mencapai angka yang sangat besar, yakni sekitar 270 miliar dolar AS atau setara Rp4,630 Triliun.
Perhitungan tersebut masih bersifat sementara dan belum menjadi angka final karena proses evaluasi kerusakan masih terus berjalan di berbagai sektor terdampak.
Juru Bicara Pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, menyampaikan bahwa estimasi tersebut merupakan hasil penghitungan awal yang dilakukan oleh otoritas terkait.
Baca Juga: Kasus Dugaan Kekerasan Verbal di FHUI Ditangani Serius UI, Proses Investigasi Berjalan Sesuai Aturan
Ia menjelaskan bahwa isu ganti rugi menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan diplomatik yang tengah berlangsung antara Iran dan pihak terkait.
"Salah satu isu yang terus dikejar oleh tim perunding kami dan dalam dialog di Islamabad adalah tentang ganti rugi akibat perang," ujar Mohajerani.
Meski angka kerugian telah disampaikan ke publik, pihak pemerintah menegaskan bahwa nilai tersebut masih dapat berubah seiring proses verifikasi yang lebih mendalam.
Baca Juga: Usai Guyur Insentif ke Taiwan, Tiongkok Dicurigai Bawa 'Hadiah Beracun'
Menurut Mohajerani, penilaian kerusakan akibat konflik berskala besar memang memerlukan tahapan analisis berlapis agar hasilnya benar-benar akurat.
"Kerusakan-kerusakan itu biasanya perlu diperiksa dalam beberapa lapis," katanya.
Ketegangan di kawasan Teluk sendiri meningkat tajam setelah serangan gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari lalu.
Baca Juga: Kasus Dugaan Kekerasan Verbal di FHUI Ditangani Serius UI, Proses Investigasi Berjalan Sesuai Aturan
Serangan tersebut dilaporkan menimbulkan dampak kemanusiaan yang serius dengan ribuan korban jiwa serta banyak korban luka-luka.
Situasi semakin memanas ketika Iran melancarkan serangan balasan yang menyasar sejumlah wilayah, termasuk Israel, Irak, Yordania, serta beberapa negara di kawasan Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.
Aksi saling serang ini memperluas eskalasi konflik dan meningkatkan kekhawatiran akan stabilitas kawasan Timur Tengah secara keseluruhan.
Setelah periode ketegangan yang tinggi, kedua pihak akhirnya menyepakati gencatan senjata sementara yang berlangsung selama dua pekan dan diumumkan pada akhir pekan lalu.
Namun, upaya meredakan konflik melalui jalur diplomasi belum membuahkan hasil yang konkret.
Delegasi Iran dan Amerika Serikat diketahui telah menggelar perundingan intensif selama 21 jam di Islamabad, Pakistan.
Baca Juga: Jaringan Narkoba Iran Terbongkar di Pamulang, Polisi Sita Hampir 5 Kg Sabu
Meski berlangsung cukup lama, pertemuan tersebut berakhir tanpa kesepakatan yang dapat mengakhiri ketegangan atau menyelesaikan tuntutan yang diajukan masing-masing pihak.
Situasi ini menunjukkan bahwa jalan menuju penyelesaian konflik masih panjang, sementara dampak kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan terus menjadi perhatian utama pemerintah Iran.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









