Dinkes Kota Tangerang Perkuat Upaya Preventif lewat Cek Kesehatan ASN

AKURAT BANTEN - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas kesehatan pegawai.
Kegiatan kali ini menyasar jajaran Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD, yang digelar di Ruang Patio, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (14/4/2026).
Asisten Daerah II Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam menjaga kesehatan pegawai sekaligus mendukung program prioritas nasional di bidang kesehatan.
Baca Juga: Hizbullah Pilih Perang! Tolak Negosiasi Damai dengan Israel, Konflik di Lebanon Memanas
“Program ini bertujuan untuk menjaga kualitas kesehatan seluruh pegawai, sekaligus mendeteksi secara dini potensi risiko penyakit yang mungkin dimiliki. Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi kesehatan ASN menjadi faktor penting dalam menunjang kinerja pelayanan publik agar tetap optimal.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Tangerang, dr. Yumelda Ismawir, menjelaskan bahwa program CKG pada dasarnya merupakan kegiatan rutin tahunan di fasilitas kesehatan yang kini diperluas pelaksanaannya ke lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD).
Baca Juga: AS Resmi Blokade Laut Iran, Kenapa 3 Kapal Ini Bisa Menerobos dan Lewat Begitu Saja? Ini Rahasianya!
“Dalam pemeriksaan ini dilakukan pengecekan fisik seperti tinggi badan, berat badan, lingkar perut, serta perhitungan indeks massa tubuh. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan laboratorium seperti gula darah dan kolesterol,” jelasnya.
Ia menambahkan, apabila dalam pemeriksaan ditemukan indikasi penyakit seperti hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi, maka akan segera dilakukan tindak lanjut medis.
“Harapannya, seluruh pegawai tetap dalam kondisi sehat sehingga dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” tutup dr. Yumelda. (***)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







