Banten

Sambil Minta Maaf, Wali Kota Farhan Pastikan Hak 3.144 Guru Honorer Bandung Cair Sebelum Mei!

Abdurahman | 23 April 2026, 23:10 WIB
Sambil Minta Maaf, Wali Kota Farhan Pastikan Hak 3.144 Guru Honorer Bandung Cair Sebelum Mei!
WaliKota Bandung Muhammad Farhan sambil meminta maaf pastikan hak ribuan guru honorer Bandung cair sebelum Mei 2026 (Akurat Banten/Rahman)

AKURAT BANTEN – Sebuah pengakuan jujur dan permintaan maaf terbuka meluncur dari bibir Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

Di hadapan awak media, ia membawa kabar yang telah dinantikan oleh ribuan keluarga tenaga pendidik di Kota Kembang: Gaji honorer yang sempat tersendat selama empat bulan dipastikan cair paling lambat akhir pekan ini.

Keterlambatan yang terjadi sejak Januari 2026 ini diakui Farhan sebagai beban moral bagi pemerintah kota, mengingat peran vital guru honorer yang tetap berdiri teguh di depan kelas meski hak mereka belum terpenuhi.

Baca Juga: Sinar Mas Land World-Class Education Expo 2026 Dikunjungi 1.000 Peserta, Perkuat BSD City sebagai Kota Pendidikan Global

Permintaan Maaf yang Tulus

Wali Kota Farhan tidak mencari alasan untuk membela diri. Ia memahami betul bahwa di balik angka-angka statistik, ada ribuan nasib manusia yang bergantung pada pencairan dana ini.

Saya teh agak berat ngomongnya. Anggarannya mah ada, tapi pencairannya memang harus menunggu persetujuan banyak pihak demi administrasi yang kuat. Kasihan, sudah empat bulan menunggu. Pokoknya minggu ini harus cair. Hampura pisan (mohon maaf sekali), — Muhammad Farhan, Wali Kota Bandung.

Baca Juga: Bertindak Sepihak, Satpol PP Kota Tangerang Diserbu Protes Usai Buka Segel PT ESA

Dana Rp 51 Miliar untuk 3.144 Pahlawan Pendidikan

Pemerintah Kota Bandung telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 51 miliar untuk menuntaskan kewajiban ini.

Dana tersebut akan disalurkan kepada 3.144 guru honorer yang mengabdi di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP.

Pencairan kali ini akan dilakukan secara rapel penuh, yang artinya para guru akan menerima pembayaran untuk bulan Januari, Februari, Maret, hingga April sekaligus.

  • Guru SD/SMP & Tutor: Mendapatkan Rp 3,2 juta per bulan (Total rapel sekitar Rp 12,8 juta).

  • Guru PAUD: Mendapatkan Rp 1 juta per bulan (Total rapel sekitar Rp 4 juta).

Baca Juga: MAKIN MEMANAS! Politik Identitas 'Orang Kampung' vs Realitas Demokrasi: Mengapa PDIP Begitu Geram pada JOKOWI?

Kepastian Sebelum Hari Pendidikan Nasional

Langkah percepatan ini diambil agar para guru dapat menyambut bulan Mei dengan tenang, terutama menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei mendatang.

Farhan menegaskan bahwa seluruh hambatan regulasi yang sempat mengganjal akibat surat edaran kementerian kini sudah berhasil diatasi dengan penerbitan Keputusan Wali Kota (Kepwal).

Prinsipnya, kesejahteraan pendidik adalah prioritas. Kami ingin memastikan saat Hardiknas nanti, para guru kita bisa tersenyum karena hak mereka sudah di tangan.

Baca Juga: Klarifikasi Syekh Ahmad Al Misry: Jawab Tudingan Pelecehan Hingga Isu Kabur ke Mesir

Harapan Baru di Balai Kota

Dengan cairnya anggaran ini, diharapkan dinamika pendidikan di Kota Bandung kembali stabil.

Wali Kota juga menginstruksikan dinas terkait untuk memastikan proses transfer ke rekening masing-masing guru berjalan tanpa potongan dan tanpa hambatan teknis lagi di masa depan.

Bagi warga Bandung, komitmen ini menjadi bukti bahwa suara dari akar rumput, terutama para guru honorer, tetap menjadi perhatian utama di meja kerja sang Wali Kota.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman