Banten

Usai Pelajar SMA Tewas dalam Bentrok Geng Motor, Wali Kota Bandung Siapkan Patroli Khusus dan Langkah Tegas

Rahmawati Huda | 17 Maret 2026, 11:19 WIB
Usai Pelajar SMA Tewas dalam Bentrok Geng Motor, Wali Kota Bandung Siapkan Patroli Khusus dan Langkah Tegas
Usai Pelajar SMA Tewas dalam Bentrok Geng Motor, Wali Kota Bandung Tegaskan Langkah Tegas dan Siapkan Patroli Khusus / IG hmfarhanbdg

AKURAT BANTEN - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan sikap tegas terhadap keberadaan geng motor yang dinilai meresahkan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah seorang pelajar SMA meninggal dunia yang diduga menjadi korban kekerasan yang melibatkan geng motor.

Farhan mengaku sangat terpukul atas kejadian tersebut. Ia menilai kematian remaja yang belum genap berusia 17 tahun itu menjadi peristiwa yang tidak seharusnya terjadi di Kota Bandung. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Baca Juga: Geger Temuan 30.000 Ton Emas di Dekat Jakarta, Mengapa Baru Sekarang Terungkap?

Menurut Farhan, peristiwa ini harus menjadi perhatian bersama untuk mengambil langkah tegas terhadap aktivitas geng motor di jalanan.

Ia menegaskan tidak akan ada toleransi terhadap tindakan kekerasan yang merugikan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Bandung akan berkoordinasi dengan aparat keamanan dari TNI dan Polri.

Selain itu, pemkot juga menyiapkan patroli khusus untuk melakukan pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas geng motor.

Baca Juga: Lagi Ada Diskon Besar PLN Potong 50% Biaya Tambah Daya Listrik, Pelanggan 450–5500 VA Wajib Tahu

Ia juga meminta aparat di lapangan segera bertindak apabila menemukan kelompok geng motor yang berkumpul di jalan, demi menjaga keamanan masyarakat.

Diketahui, pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB, seorang siswa SMAN 5 Bandung dilaporkan meninggal dunia dalam insiden bentrok yang melibatkan geng motor.***


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.