Kilas Balik Kinerja Polres Lebak Sepanjang 2025, Dari Perang Narkoba, Curanmor Hingga Pertanian

AKURAT BANTEN, LEBAK - Polres Lebak merilis kilas balik capaian penanganan tindak pidana dan pelayanan publik sepanjang tahun 2025, dalam konferensi pers akhir tahun di Aula Mapolres Lebak, Senin (29/12/2026).
AKBP Herfio Zaki Kapolres Lebak dalam konfrensi pers rilisnya memaparkan, berbagai inovasi pelayanan, tren kriminalitas, hingga komitmen tegas perang terhadap narkoba.
Kapolres menegaskan layanan 110 menjadi ujung tombak pelayanan kepolisian. Layanan ini bersifat nasional dan otomatis terhubung ke Polres terdekat.
Baca Juga: Pengibaran Bendera GAM Dinilai Provokasi, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas dan Menenangkan
“Kalau Bhabinkamtibmas tidak bisa dihubungi, masyarakat bisa langsung menelepon 110. Ini aktif 24 jam, bebas pulsa, dan wajib diangkat,” tegas Zaki.
Masyarakat dapat menggunakan 110 untuk pengaduan, konsultasi kepolisian, layanan SIM, SKCK, hingga laporan gangguan kamtibmas tanpa khawatir kehabisan pulsa.
Pencurian Motor Masih Dominan, Warga Diminta Perkuat Pengamanan
Sepanjang 2025, pencurian kendaraan bermotor roda dua (curanmor R2) menjadi kejahatan paling banyak terjadi di Lebak.
Kapolres mengakui pengungkapan curanmor tidak mudah karena kendaraan cepat berpindah tangan. Namun, pencegahan dinilai kunci utama.
“Jangan hanya pakai kunci stang. Tambahkan gembok roda. Itu bisa memperlambat pelaku dan mencegah kejahatan,” imbaunya.
Untuk menjawab tantangan luas wilayah Lebak yang memiliki 28 kecamatan, Satreskrim Polres Lebak menghadirkan inovasi BAP Keliling.
Baca Juga: Menpar Tegaskan Bali Tetap Bergeliat Saat Libur Nataru Meski Isu Sepi Menguat
Layanan ini menyasar masyarakat yang sakit, lanjut usia, atau terkendala jarak, dengan petugas langsung mendatangi lokasi menggunakan mobil pelayanan.
“Ini bentuk pelayanan cepat, profesional, dan akuntabel,” ujar Kapolres.
Polres Lebak Terlibat Ketahanan Pangan, Panen Jagung Tembus 50 Ton
Dalam mendukung program Ketahanan Pangan pemerintah, Polres Lebak mengelola 650 hektare lahan jagung, dari total potensi 722,25 hektare.
Hingga akhir 2025: Lahan tertanam: 323,25 hektare (44,85%)
Total panen: 50.882 kg. Diserap Bulog: 19.400 kg
Selain jagung, Polres Lebak juga terlibat dalam gerakan pasar beras Bulog, dengan total penjualan 278.355 kg periode Agustus–Desember 2025.
Baca Juga: Tito Karnavian Tekankan Kecepatan Huntap Pascabencana Sumatra Bergantung pada Data dan Lahan Bersih
Tilang 2025: Helm dan Sabuk Pengaman Masih Diabaikan
Data Satlantas Polres Lebak mencatat 5.231 pelanggaran lalu lintas melalui tilang elektronik (ETLE) sepanjang 2025.
Pelanggaran terbanyak:
Tidak memakai helm: 3.536.
Tidak memakai sabuk pengaman: 1.620
Kapolres mengimbau masyarakat lebih disiplin demi keselamatan diri sendiri.
576 Knalpot Brong Disita, Orang Tua Diminta Lebih Mengawasi Anak
Masalah knalpot brong masih marak. Satlantas Polres Lebak menyita 576 knalpot tidak standar sepanjang 2025.
“Kebanyakan dipakai anak-anak. Peran orang tua sangat penting,” tegas Kapolres.
Baca Juga: Tragis! Gara-gara Game Online, Suami di Depok Tega Aniaya Istri Hingga Mata Kirinya Harus Dioperasi
Perbandingan kecelakaan:
2024: 155 kasus
2025: 148 kasus
Turun 7 kasus (4,5%), dengan kerugian material juga menurun dari Rp320 juta menjadi Rp209 juta.
Polres Lebak menegaskan komitmen perang terhadap narkotika dan obat keras.
Data Satresnarkoba 2025:
Total perkara: 60
Tersangka: 65 orang
Laki-laki: 60
Perempuan: 3
Anak di bawah umur: 2
Barang bukti yang diamankan antara lain:
Sabu 225,87 gram,
Ganja, 7,64 gram
Obat keras ribuan butir
Kapolres membuka ruang aduan langsung dari masyarakat melalui WhatsApp dan media sosial.
397 Kasus Pidana, Clearance Rate 55,93 Persen
Sepanjang 2025, Satreskrim Polres Lebak menangani 397 kasus pidana, dengan 264 kasus berhasil diselesaikan.
Clearance rate mencapai 55,93 persen, sementara sisanya menjadi pekerjaan rumah pada 2026.
Kasus menonjol meliputi: Pembunuhan: 3 kasus, Penganiayaan berat 7 kasus, Curat 170 kasus, Curas 13 kasus
Kolaborasi dan Patroli Digital Terus Diperkuat
Polres Lebak mengandalkan Patroli cyber, CCTV berbasis partisipasi masyarakat, Media sosial resmi, Kerja sama dengan pemerintah daerah, operator 110, radio, hingga influencer.
Baca Juga: Krisis Sampah Jadi Titik Balik Tangsel Menuju Pengolahan Modern Berbasis Teknologi
Langkah ini ditempuh sebagai upaya pencegahan sebelum kejahatan terjadi.
Kapolres Lebak menegaskan, meski masih ada keterbatasan, Polres Lebak berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan mengajak masyarakat aktif menjaga keamanan bersama. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










