Detik-Detik Dramatis Evakuasi Dua Turis Rusia Terjebak di Tebing Uluwatu Saat Air Laut Naik
AKURAT BANTEN - Dua wisatawan berkebangsaan Rusia dilaporkan mengalami situasi berbahaya setelah terjebak di area bawah tebing Uluwatu, Bali.
Kedua turis tersebut diketahui bernama Sergei Starostin berusia 51 tahun dan Diana Zolotova yang masih berusia 20 tahun.
Lokasi kejadian berada di kawasan Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung yang dikenal memiliki tebing curam langsung menghadap laut lepas.
Baca Juga: Detik-detik Mencekam di Selat Hormuz: Saat Peluru Iran Menembus Anjungan Kapal Komersial
Tim penyelamat akhirnya memutuskan melakukan evakuasi melalui jalur udara karena kondisi medan yang sulit dijangkau serta waktu yang semakin mendesak.
Keputusan tersebut diambil lantaran air laut mulai pasang dan berpotensi membahayakan posisi korban yang berada di bawah tebing.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa langkah cepat harus diambil demi keselamatan kedua wisatawan tersebut.
Baca Juga: Sambil Minta Maaf, Wali Kota Farhan Pastikan Hak 3.144 Guru Honorer Bandung Cair Sebelum Mei!
"Melihat posisi korban yang jauh di bawah dan waktu yang terbatas karena mulai naiknya air laut, maka diputuskan untuk melakukan evakuasi dengan mengerahkan helikopter SGi Air Bali," ujarnya.
Helikopter diberangkatkan dari Heliport Benoa dengan membawa lima personel tim penyelamat.
Perjalanan udara menuju lokasi berlangsung sekitar 13 menit sebelum akhirnya tim tiba di titik kejadian.
Baca Juga: Satpol PP Kota Tangerang Cabut Segel PT ESA Jaya Saputra Meski Izin Masih Dalam Proses
Setibanya di lokasi, proses evakuasi dilakukan menggunakan teknik hoisting yang memungkinkan pengangkatan korban tanpa harus mendaratkan helikopter.
Metode ini mengandalkan tali baja yang diturunkan dari helikopter yang melayang stabil di udara.
Proses penyelamatan berlangsung cepat dan terkoordinasi mengingat kondisi gelombang laut yang terus meningkat.
Baca Juga: Detik-detik Mencekam di Selat Hormuz: Saat Peluru Iran Menembus Anjungan Kapal Komersial
"Tidak ada permasalahan yang begitu signifikan tetapi harus lebih cepat dalam proses tersebut karena melihat gelombang yang cukup naik, dan kita menggunakan hoisting, dan satu per satu korban bisa kita evakuasi," lanjutnya.
Kedua turis sebelumnya sempat meminta bantuan melalui nomor telepon milik sebuah beach club yang tertera di papan informasi di sekitar lokasi.
Permintaan pertolongan tersebut kemudian diteruskan oleh pihak beach club kepada aparat kepolisian dan tim Basarnas.
Setelah melalui proses evakuasi yang menegangkan, keduanya berhasil diangkat ke helikopter dan diterbangkan menuju lokasi pendaratan.
Helikopter akhirnya mendarat dengan selamat di heliport SGi Air Bali.
Meskipun berhasil diselamatkan tanpa cedera serius, kondisi psikologis keduanya diketahui masih terguncang.
Akibat trauma yang dialami, petugas belum dapat menggali keterangan lebih lanjut terkait penyebab mereka bisa berada di bawah tebing tersebut.
Selain itu, Sergei dilaporkan mengalami luka ringan pada bagian kaki serta siku kiri.
Meski demikian, ia memilih untuk tidak dirujuk ke rumah sakit dan hanya menjalani penanganan medis di klinik Nusa Medika.
Baca Juga: Detik-detik Mencekam di Selat Hormuz: Saat Peluru Iran Menembus Anjungan Kapal Komersial
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi wisatawan untuk lebih berhati-hati saat menjelajahi kawasan tebing yang memiliki risiko tinggi.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







