Banten

Perang Iran Berlanjut? Israel Tunggu Lampu Hijau AS untuk Serangan Militer ke Teheran

Cristina Malonda | 24 April 2026, 12:41 WIB
Perang Iran Berlanjut? Israel Tunggu Lampu Hijau AS untuk Serangan Militer ke Teheran
Perang Iran Berlanjut? Israel Tunggu Lampu Hijau AS untuk Serangan Militer ke Teheran (foto: Tehran Times)

AKURAT BANTEN - Ketegangan yang terjadi antara Israel dan Iran kembali memanas. Dibeberkan oleh Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, bahwa negaranya telah siap melanjutkan serangan militer skala besar untuk melanjutkan perang.

Dalam pernyataan terbarunya yang dikutip dari Al Jazeera pada Jumat (24/4/2026), Katz menyebut seluruh target strategis telah dipetakan secara matang.

Katz secara terbuka menyatakan bahwa Israel kini menanti lampu hijau dari Amerika Serikat sebelum melancarkan serangan lanjutan.

Baca Juga: Trump Siap Buka Blokade Selat Hormuz Jika Iran Setujui Kesepakatan dengan AS

Ia bahkan melontarkan pernyataan keras terkait ambisi menghancurkan kepemimpinan Iran.

Menurutnya, operasi militer tidak hanya bertujuan melemahkan Iran, tetapi juga menargetkan struktur kekuasaan yang dipimpin oleh Ali Khamenei.

“Kami menunggu lampu hijau dari Amerika Serikat, terutama untuk mengakhiri dinasti Khamenei, serta melumpuhkan Iran dengan menghancurkan fasilitas energi, listrik, dan infrastruktur ekonominya,” tegas Katz.

Baca Juga: Kartini di Balik Seragam: Kompol Susida, Kepemimpinan Empatik dari Polsek Ciledug

Ia juga memperingatkan bahwa serangan berikutnya akan jauh lebih brutal. “Serangan selanjutnya akan berbeda dan jauh lebih mematikan,” tambahnya.

Upaya diplomasi untuk meredakan konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran masih belum menunjukkan titik terang.

Konflik yang telah berlangsung ini tidak hanya memicu korban jiwa dalam jumlah besar, terutama di Iran dan Lebanon, tetapi juga mengguncang stabilitas ekonomi global.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Peredaran Ribuan Obat Keras dan Sabu di Pademangan, Pelaku Ditangkap Saat Razia Motor

Meski Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. Namun, tekanan militer tetap dilanjutkan.

Sementara itu, pihak Iran bersikap skeptis dan menyebut perpanjang gencatan tersebut sebagai taktik.

Penasihat Ketua Parlemen Iran, Mahdi Mohammadi, menilai langkah AS tidak memiliki arti nyata.

Menurutnya perpanjangan gencatan senjata hanya strategi untuk menunda serangan.

Baca Juga: Satpol PP Kota Tangerang Cabut Segel PT ESA Jaya Saputra Meski Izin Masih Dalam Proses

“Perpanjangan ini tidak berarti apa-apa. Ini jelas taktik untuk mengulur waktu sebelum serangan mendadak,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Iran harus mulai mengambil inisiatif dalam menghadapi situasi tersebut.

Dengan meningkatnya retorika keras dari kedua pihak dan minimnya kemajuan diplomasi, situasi di kawasan Timur Tengah kini berada di titik rawan.

Dunia internasional pun terus memantau perkembangan konflik yang berpotensi meluas dan berdampak besar terhadap stabilitas global. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.