Netanyahu Derita Kanker saat Perang Israel vs Iran, Dirahasiakan Demi Alasan Politik

AKURAT BANTEN - Di tengah panasnya perang yang terjadi diantara Israel dan Iran. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkap fakta mengejutkan terkait kondisi kesehatannya.
Ia mengaku sempat didiagnosis menderita kanker prostat dan telah menjalani pengobatan intensif secara diam-diam.
Pengakuan tersebut disampaikan Netanyahu pada Jumat (24/4/2026), bertepatan dengan publikasi laporan medis tahunannya kepada publik.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Amankan Aset Negara di Eks SDN Rawa Bokor dengan Terus Lakukan Pendekatan Persuasif
Riwayat penyakit ini bermula ketika Netanyahu menjalani operasi pembesaran prostat pada Desember 2024. Prosedur medis tersebut sebelumnya memang telah diumumkan oleh Kantor Perdana Menteri Israel.
Namun, dari hasil pemeriksaan lanjutan pasca operasi, ditemukan tumor ganas berukuran kecil, kurang dari satu sentimeter pada prostatnya.
Netanyahu menjelaskan bahwa ia sengaja untuk menunda pengumuman kondisi kesehatannya, karena khawatir informasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan politik oleh pihak tertentu.
Baca Juga: Agnes Rahajeng Cetak Sejarah, Banten Raih Mahkota Perdana Puteri Indonesia 2026
“Saya tidak ingin informasi ini dijadikan propaganda, terutama oleh Iran,” ujar Netanyahu.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Netanyahu menjalani terapi radiasi tertarget sekitar dua setengah bulan lalu. Pengobatan itu kini telah selesai dengan hasil yang sangat positif.
Netanyahu memastikan bahwa tumor tersebut sudah tidak terdeteksi lagi.
“Bintik itu telah hilang sepenuhnya. Saya dalam kondisi sehat,” ungkapnya.
Baca Juga: Trump Siap Buka Blokade Selat Hormuz Jika Iran Setujui Kesepakatan dengan AS
Ia juga menambahkan bahwa masalah medis yang dialaminya tergolong ringan dan telah berhasil ditangani sepenuhnya.
Sebagai bagian dari transparansi, Kantor Perdana Menteri Israel turut merilis dua surat resmi dari tim dokter yang menangani Netanyahu.
Dalam keterangan tersebut, tim medis menegaskan bahwa kanker terdeteksi pada tahap sangat dini dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyebaran ke organ lain.
“Ini adalah lesi kecil yang terdeteksi sejak awal, tanpa metastasis, dan telah dikonfirmasi melalui serangkaian pemeriksaan menyeluruh,” tulis tim dokter.
Meski sempat dirahasiakan, pengungkapan kondisi kesehatan Netanyahu kini menjadi sorotan global. Keputusan tersebut dinilai sebagai langkah untuk menjaga stabilitas politik di tengah situasi geopolitik yang sensitif.
Dengan kondisi yang telah pulih, Netanyahu menegaskan dirinya tetap siap menjalankan tugas sebagai pemimpin Israel. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!










