KNPI Tangsel Serahkan Rekomendasi Warga Terdampak TPA Cipeucang ke Pemkot

AKURAT BANTEN - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyampaikan surat rekomendasi kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan terkait penanganan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang. Penyerahan surat tersebut dilakukan pada Jumat (2/1/2026) di Kantor Pemkot Tangsel dan ditujukan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Surat rekomendasi tersebut memuat aspirasi warga terdampak yang sebelumnya dihimpun melalui Kotak Aspirasi dalam kegiatan 'Jumat Berkah di Kaki Gunung Sampah' pada Desember 2025.
Organisasi Kepemudaan itu menyebut langkah ini sebagai bentuk penyaluran aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti secara resmi oleh pemerintah daerah.
Sekretaris Umum DPD KNPI Tangsel, Chalid Mawardi, menegaskan bahwa penyampaian surat rekomendasi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral organisasi terhadap keresahan warga di sekitar TPA Cipeucang.
"Hari ini kami datang tidak dengan tangan kosong. Surat rekomendasi ini lahir dari rahim keresahan warga yang kami kumpulkan lewat kotak aspirasi di lapangan," ujar Chalid.
Ia menilai pemerintah daerah perlu merespons secara serius kondisi TPA Cipeucang yang berdampak langsung pada kualitas lingkungan dan kesehatan warga sekitar.
Baca Juga: Waspada Super Flu, Virus Baru Disebut Berpotensi Jadi Pandemi Selanjutnya, Ini Penentu Menurut Ahli
"Kami tidak ingin Pemkot Tangsel terus memberikan narasi defensif seolah masyarakat hanya bisa mengkritik. Ingat, anggaran pengelolaan sampah itu sangat besar dan berasal dari rakyat, maka hasilnya harus dirasakan nyata oleh rakyat," tegasnya.
Chalid juga menyoroti ketimpangan antara volume sampah harian dengan kapasitas TPA Cipeucang. Menurutnya, kondisi tersebut memerlukan langkah penanganan yang terukur dan transparan.
"Situasi di Cipeucang ini sudah stadium kritis. Antara volume sampah 1.000 ton per hari dengan kapasitas TPA yang hanya 400 ton itu sudah tidak masuk akal. Kami menuntut transparansi, bukan janji-janji manis di atas kertas," lanjut Chalid.
Dalam surat rekomendasi yang disampaikan, KNPI Tangsel memuat delapan poin aspirasi warga, di antaranya realisasi kompensasi bagi warga terdampak, percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah, kerja sama dengan pihak swasta, pembentukan regulasi pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, peningkatan pengawasan, serta pembebasan lahan warga secara layak dan berkeadilan.
Chalid menyatakan KNPI akan terus mengawal tindak lanjut rekomendasi tersebut dan mendorong Pemerintah Kota Tangerang Selatan agar segera mengambil langkah konkret dalam penanganan persoalan TPA Cipeucang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







