Hutan Bambu Senilai Rp1,8 Miliar di Cisoka Tangerang Tuai Pro Kontra, Pemkab Beri Penjelasan

AKURAT BANTEN - Pembangunan kawasan Hutan Bambu di Desa Bojong Loa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten, menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Proyek bernilai Rp1,8 miliar tersebut menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial dan dinilai sebagian warga sebagai pemborosan anggaran.
Dalam sejumlah unggahan media sosial, warga mempertanyakan urgensi pembangunan Hutan Bambu di tengah kebutuhan infrastruktur dasar yang dinilai masih mendesak di wilayah tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (5/1/2026), lokasi pembangunan Hutan Bambu itu sepi dari aktivitas proyek. Papan informasi proyek tampak roboh dan masuk ke saluran air di dekat pintu masuk kawasan.
Baca Juga: Jambret Beraksi di Kelapa Gading Saat Korban Hendak Beribadah Polisi Buru Pelaku
Berdasarkan papan proyek, pembangunan Hutan Bambu merupakan kegiatan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dengan nilai anggaran Rp1.805.120.026 yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Putra Kosambi Jaya dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender.
Informasi serupa juga tercantum dalam laman Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kabupaten Tangerang dengan nama paket pekerjaan “Pembangunan Hutan Bambu Cisoka” yang diumumkan pada 15 Agustus 2025.
Menanggapi polemik tersebut, Camat Cisoka Sumartono mengatakan pembangunan Hutan Bambu masih dalam tahap awal dan akan dilakukan secara bertahap. Menurutnya, proyek tersebut memiliki tujuan jangka panjang sebagai ruang terbuka publik dan penggerak ekonomi lokal.
Baca Juga: Nadiem Buka Kisah Hidup dan Alasan Terjun ke Pemerintahan
“Pembangunan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama difokuskan pada pemerataan lahan dan penyesuaian saluran air untuk mencegah banjir, karena kawasan ini merupakan jalur aliran air dari permukiman,” kata Sumartono saat ditemui, Selasa (6/1/2026).
Sumartono menjelaskan, Hutan Bambu dirancang sebagai ruang terbuka yang dapat diakses masyarakat secara gratis sekaligus mendukung potensi ekonomi warga sekitar, khususnya perajin bambu.
Ia menyebut sekitar 27 hingga 28 persen wilayah Cisoka ditumbuhi bambu, sehingga komoditas tersebut menjadi ciri khas sekaligus potensi ekonomi daerah. Keberadaan Hutan Bambu juga diharapkan dapat menghidupkan kembali aktivitas ekonomi warga Kampung Janur Cisoka yang sejak lama dikenal sebagai sentra anyaman bambu.
Baca Juga: Polri Siapkan Kurikulum Baru Polwan untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Kelompok Rentan
Ke depan, kawasan tersebut direncanakan dilengkapi berbagai fasilitas publik, antara lain jalur joging, saung berbahan bambu, area pertunjukan masyarakat, penerangan kawasan, spot swafoto, serta danau dengan air mancur di bagian tengah kawasan.
Sumartono menargetkan pembangunan Hutan Bambu secara keseluruhan dapat rampung pada pertengahan 2026.
“Setelah selesai, kawasan ini diharapkan bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang publik sekaligus penggerak ekonomi lokal,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










