Konflik NDX AKA dan Promotor Gelombang Cinta Memanas, Somasi Rp1,7 Miliar hingga Ancaman Laporan Polisi

AKURAT BANTEN - Perselisihan antara grup musik NDX AKA dengan promotor festival Gelombang Cinta, AL Organizer, semakin memanas setelah penundaan jadwal konser berujung somasi bernilai fantastis.
Awalnya, penampilan NDX AKA yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Maret 2026 di Pekalongan terpaksa diundur menjadi 7 Mei 2026 karena kendala lokasi acara.
Pihak manajemen NDX AKA menegaskan bahwa perubahan jadwal sepihak dari penyelenggara membuat uang muka atau DP otomatis hangus sesuai aturan internal mereka.
Baca Juga: CellScience Resmikan Cabang Baru di BSD, Tawarkan Layanan Perawatan Lengkap Berbasis Teknologi
Kuasa hukum NDX AKA, Denny Ardiansyah, menyatakan promotor seharusnya sudah memahami ketentuan tersebut karena kerja sama serupa sebelumnya pernah terjadi.
“Sejak 28 Maret 2026, pihak EO justru fokus meminta pengembalian DP (recovery), bukan membahas jadwal baru,” ujar Denny.
Meski mengacu pada aturan yang berlaku, NDX AKA tetap memberikan kebijakan dengan mengembalikan dana recovery sebesar Rp35 juta kepada promotor pada 16 April 2026 lalu.
Namun situasi semakin rumit setelah NDX AKA mengumumkan melalui akun resminya bahwa mereka batal tampil dalam festival tersebut.
Mereka juga meminta para penggemar yang telah membeli tiket untuk segera melakukan refund demi menghindari kerugian lebih besar.
“Komentar tersebut kami berikan sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada penggemar yang sudah membeli tiket dan memesan akomodasi agar mereka tidak dirugikan,” jelas Denny.
Baca Juga: CellScience Resmikan Cabang Baru di BSD, Tawarkan Layanan Perawatan Lengkap Berbasis Teknologi
Pernyataan itu justru dianggap merugikan penyelenggara karena memicu gelombang refund massal serta menurunkan kepercayaan publik terhadap acara.
AL Organizer kemudian melayangkan somasi senilai Rp1,7 miliar dan melaporkan pihak NDX AKA dengan dugaan pelanggaran UU ITE.
Menanggapi hal tersebut, kubu NDX AKA menyampaikan somasi balasan dan memberi ultimatum agar promotor segera memberikan klarifikasi terbuka.
Baca Juga: CellScience Resmikan Cabang Baru di BSD, Tawarkan Layanan Perawatan Lengkap Berbasis Teknologi
“Kami berikan waktu pihak EO untuk memberikan klarifikasi, meminta maaf terkait keterangan yang sudah disebarluaskan melalui media sosial,” tegas Denny.
Ia juga menambahkan bahwa apabila promotor tetap bersikukuh, pihaknya siap menempuh jalur hukum melalui Polda Jawa Tengah.
Sementara itu, kuasa hukum AL Organizer, Handrianus Handyar Rhaditya, menilai pihaknya telah berupaya berkomunikasi terkait perubahan jadwal, namun respons yang diterima justru pembatalan sepihak.
Baca Juga: CellScience Resmikan Cabang Baru di BSD, Tawarkan Layanan Perawatan Lengkap Berbasis Teknologi
“Direspons bahwa menyampaikan NDX batal main dan DP dinyatakan hangus,” kata Handrianus.
Menurut promotor, unggahan tersebut memicu kekacauan di media sosial, meningkatkan tekanan publik, dan membuat citra penyelenggara dianggap tidak profesional.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









