Jalan Tol Rusak Parah, Pengguna Keluhkan Ban Bocor hingga Minim Pertolongan

AKURAT BANTEN - Kerusakan parah pada sejumlah titik jalan tol kembali dikeluhkan oleh pengguna jalan. Salah satunya disampaikan Lia, pengguna jalan yang mengalami ban bocor saat melintas di ruas tol arah Jakarta menuju Tangerang, Karawaci, dan Serpong, pada malam hari.
Lia menyebut kondisi jalan mengalami kerusakan berat dan membahayakan pengendara.
Ia mengaku telah menunggu lebih dari satu jam tanpa adanya pertolongan setelah kendaraannya mengalami kerusakan akibat jalan berlubang.
Baca Juga: Genangan di Tol Tangerang-Merak Berangsur Surut, Seluruh Lajur Bisa Dilintasi
"Malam hari ini saya berada di tengah tol di tengah jalan tol yang rusak, saya menghimbau buat teman-teman yang dari Ciputat, dari arah sebelah sana (Jakarta dan Merak) Pondok aren yang mau menuju Tangerang, Karawaci, Serpong jalanannya luar biasa rusak
Pengguna jalan pun diimbau untuk lebih waspada dan mengambil jalur kiri saat melintas di lokasi tersebut.
"Saya himbau teman-teman kalau berjalan mengendarai mobil dari sebelah kanan atau ambil jalur sebelah kiri hati-hati karena di kanan rusak banget, rusak parah sehingga mengakibatkan mobil saya bocor bannya," katanya
"Sudah satu jam belum ada pertolongan hati-hati bagi teman-teman yang mau melintas ke arah Tangerang, Karawaci karena jalanannya parah total parah, rusak, hati-hati," jelasnya.
Keluhan serupa disampaikan Tio, warga yang tinggal di sekitar Gerbang Tol Karang Tengah. Ia mengaku kerap mendengar kendaraan mengalami pecah ban akibat kondisi jalan.
"Jalannya rusak parah dan belum diperbaiki. Sering banget saya dengar ban mobil pecah, apalagi malam hari," singkatnya.
Baca Juga: ASN Gugur dalam Tragedi ATR 42-500 Dapat Kenaikan Pangkat Anumerta dari KKP
Menanggapi keluhan tersebut, Panji, Humas Jasa Marga Janger, menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan atas kondisi perkerasan yang rusak di sejumlah titik.
Menurutnya, kerusakan terjadi akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan luapan air dari saluran di sisi jalan tol.
Sebagai langkah antisipasi, pihak pengelola tol telah melakukan penanganan sementara dengan metode patching menggunakan coldmix dan hotmix.
Sementara itu, perbaikan permanen berupa Scrapping Filling Overlay (SFO) dan rekonstruksi perkerasan dijadwalkan dilakukan bertahap mulai Februari 2026.
"Terkait keluhan atas titik kerusakan jalan tol, pertama kami memohon maaf kepada pengguna jalan atas banyaknya titik perkerasan yang mengalami kerusakan, imbas tingginya curah hujan yang juga menyebabkan meluapnya beberapa kali yang terhubung dengan saluran air di sisi jalan tol," ungkapnya.
Baca Juga: Detik-detik Menegangkan: Menteri KKP Tumbang di Upacara Pemakaman, Kepala Terbentur Lantai
Saat ini, sebanyak 28 tim dikerahkan untuk melakukan perbaikan secara 24 jam di sejumlah ruas tol, termasuk Jagorawi, Tol Dalam Kota, Sedyatmo, Janger, JORR, Cipularang, dan Padaleunyi.
"Mengantisipasi hal tersebut, kami langsung melakukan penanganan sementara dengan patching coldmix dan hotmix di titik-titik kerusakan sebelum pekerjaan perbaikan permanen berupa Scrapping Filling Overlay (SFO) dan Rekonstruksi perkerasan dilakukan secara bertahap mulai Februari 2026," ungkapnya.
Pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan memperhatikan kondisi jalan selama proses perbaikan berlangsung.
Baca Juga: Pemerintah Kembali Salurkan Bansos Januari 2026, Begini Cara Cek Penerimaannya
"Sampai dengan saat ini total ada 28 tim yang bekerja melakukan perbaikan secara 24 jam di Ruas Tol Jagorawi, Dalam Kota, Sedyatmo, Janger, JORR, Cipularang dan Padaleunyi," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










