Astanaraya Suites Hotel Naik Kelas ke Bintang Empat, Perkuat Strategi Bisnis dan Layanan

AKURAT BANTEN - Astanaraya Suites Hotel Kota Tangerang resmi diperkenalkan sebagai identitas baru dari hotel sebelumnya dikenal sebagai Horison Ciledug. Rebranding ini menjadi bagian dari strategi bisnis jangka panjang dengan peningkatan kelas dari hotel bintang tiga menjadi hotel bintang empat.
Dengan menjadi brand lokal, langkah tersebut dilakukan manajemen untuk memperkuat daya saing hotel di tengah ketatnya industri perhotelan, sekaligus meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman tamu.
“Dengan pengelolaan mandiri, kami memiliki fleksibilitas lebih besar dalam meningkatkan pelayanan, kualitas produk," General Manager Astanaraya Suites Hotel, Kiki Triandini.
Baca Juga: Menkeu Siapkan Sidak Mendadak Perusahaan Baja yang Diduga Akali Setoran PPN
Peningkatan kelas diikuti dengan investasi pada fasilitas dan interior. Renovasi dilakukan pada area lobby, restoran, kamar, dan ruang meeting secara bertahap. Beberapa tipe kamar kini dilengkapi living room dan mesin kopi sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai produk tanpa melakukan penyesuaian tarif yang signifikan.
Dari sisi kinerja, Astanaraya Suites Hotel mencatat tingkat okupansi yang stabil di kisaran 83 hingga 85 persen per tahun. Mayoritas tamu berasal dari segmen instansi pemerintahan wilayah Jakarta dan Banten yang secara konsisten menggelar kegiatan rapat dan pertemuan di hotel tersebut.
Strategi harga tetap menjadi perhatian utama. Tarif kamar ditetapkan mulai dari Rp600 ribu hingga Rp1,2 juta per malam, dengan kenaikan yang relatif moderat seiring peningkatan kelas. Sementara itu, harga program iftar Ramadan dipertahankan di Rp100 ribu untuk early bird dan Rp150 ribu untuk harga reguler.
Baca Juga: BNI Percepat Program Prioritas Nasional dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat
“Fokus kami adalah memberikan value yang lebih tinggi melalui peningkatan kualitas layanan, tampilan hotel, dan mutu makanan. Di sektor Food & Beverage, hotel ini menjadi salah satu kontributor pendapatan utama, khususnya selama Ramadan," ungkap Kiki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D



