Banten

Viral Aksi 56 Bhikkhu 4 Negara Tempuh Perjalanan Damai Bali-Borobudur Selama 20 Hari

Viona Sebastian Nolani | 12 Mei 2026, 10:51 WIB
Viral Aksi 56 Bhikkhu 4 Negara Tempuh Perjalanan Damai Bali-Borobudur Selama 20 Hari
56 Bhikkhu lintas negara berpartisipasi berjalan dari Bali menuju Borobudur. (kemenag.go.id)

AKURAT BANTEN - Sebanyak 56 Bhikkhu dari Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Laos memulai perjalanan spiritual dari Bali menuju Borobudur melalui kegiatan Indonesia Walk for Peace 2026.

Aksi damai ini membawa pesan persatuan dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat.

Dalam 20 hari ke depan, para Bhikkhu akan berjalan melintasi wilayah Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Yogyakarta sebelum akhirnya tiba di Candi Borobudur.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengatakan Indonesia memiliki kekuatan besar yang lahir dari keberagamannya.

Baca Juga: Kasus Hantavirus Andes Menggemparkan Dunia, Indonesia Disebut Rentan karena Alasan Ini

Oleh karenanya, ia menilai perbedaan seharusnya menjadi perekat persatuan, bukan sumber perpecahan.

"Indonesia memiliki kekuatan besar karena keberagamannya, ujar Romo Syafi’i, Sabtu (9/5/2026), mengutip laman kemenag.go.id.

"Tugas kita bersama adalah memastikan keberagaman itu menjadi sumber persatuan, bukan sumber konflik. Indonesia Walk for Peace menunjukkan bahwa nilai agama harus menghadirkan kasih sayang, ketenangan, dan kepedulian sosial," tambahnya.

Kegiatan yang dimulai dari Brahmavihara-Arama, Kabupaten Buleleng, Bali, tersebut turut dihadiri Wamenag Romo R. Muhammad Syafi’i, Gubernur Bali I Wayan Koster, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kemenag RI Supriadi, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh lintas agama.

Baca Juga: Trump Sebut Respons Iran Tidak Dapat Diterima, Harga Minyak Langsung Meroket

Romo Syafii juga menegaskan bahwa kegiatan lintas negara seperti Indonesia Walk for Peace menjadi bagian penting dari diplomasi budaya dan diplomasi spiritual Indonesia di tingkat internasional.

"Perang yang paling besar itu adalah perang melawan hawa nafsu. Ketika kita sudah memiliki kekuatan mengendalikan hawa nafsu, ketika itu kita akan lahir sebagai insan yang baik. Melalui Walk for Peace ini, kita menunjukkan bahwa dengan perbedaan yang ada, kita tetap sama sebagai hamba Tuhan dan warga negara Indonesia," tegas Romo Syafii.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengapresiasi pelaksanaan Indonesia Walk for Peace 2026 yang dinilai membawa pesan perdamaian dari Bali untuk dunia.

Baca Juga: Iran Siap Kirim Uranium ke Negara Ketiga Tetapi Tolak Tunduk pada AS

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam menjaga keharmonisan alam dan kehidupan.

"Kegiatan ini tidak semata kegiatan fisik keagamaan yang sakral, tapi juga membawa pesan kedamaian yang dipancarkan dari Bali dan akan melintasi empat provinsi. Titiang (saya) yakin seyakin-yakinnya ini akan menjadi perhatian masyarakat dunia," ujar I Wayan Koster. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.