Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, IHSG Ikut Anjlok ke Zona Merah

AKURAT BANTEN - Nilai tukar rupiah di pasar spot kembali melemah dan nyaris menembus level psikologis baru di angka Rp 17.500 per dollar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (12/5/2026).
Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda dibuka di posisi Rp 17.479 per dollar AS.
Posisi tersebut menunjukkan pelemahan sebesar 0,37 persen dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp 17.414.
Tekanan terhadap rupiah terus berlanjut, hingga pada pukul 12.18 WIB nilainya tercatat turun ke posisi Rp 17.512 per dollar AS.
Baca Juga: Iran Siap Kirim Uranium ke Negara Ketiga Tetapi Tolak Tunduk pada AS
Mengutip Money, tekanan terhadap rupiah terjadi seiring mayoritas mata uang Asia yang juga mengalami pelemahan akibat penguatan dollar AS.
Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penurunan paling dalam setelah terkoreksi 0,89 persen.
Selanjutnya ada peso Filipina yang turun 0,48 persen dan baht Thailand yang melemah 0,30 persen.
Yen Jepang ikut tertekan sebesar 0,22 persen, disusul ringgit Malaysia yang turun 0,21 persen.
Sementara itu, dollar Singapura dan dollar Taiwan masing-masing terkoreksi 0,17 persen dan 0,03 persen terhadap dollar AS.
Di tengah tren pelemahan mata uang Asia, dollar Hong Kong justru menguat tipis sebesar 0,01 persen.
Yuan China juga masih bertahan di zona positif dengan kenaikan sangat kecil sekitar 0,001 persen terhadap dollar AS.
Tekanan juga terlihat di pasar modal domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung bergerak ke zona merah setelah turun 1,10 persen atau 75,66 poin ke level 6.829,95.
Padahal pada awal perdagangan, IHSG sempat menguat ke posisi 6.946,84 bahkan menyentuh level tertinggi harian di angka 6.977,28.
Namun indeks akhirnya berbalik melemah akibat aksi jual yang cukup besar di pasar.
IHSG juga sempat menyentuh level terendah harian di posisi 6.818,01.
Pelemahan indeks dipicu turunnya 410 saham, sementara 178 saham menguat dan 135 saham lainnya bergerak stagnan.
Adapun volume transaksi perdagangan pagi ini tercatat mencapai 6,49 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,46 triliun.
Sementara frekuensi perdagangan berlangsung sebanyak 480.570 kali transaksi.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026






