Banten

Kemenag Buka Beasiswa Double Degree 2026, Kesempatan Kuliah di Edinburgh dan SOAS

Viona Sebastian Nolani | 16 Mei 2026, 10:33 WIB
Kemenag Buka Beasiswa Double Degree 2026, Kesempatan Kuliah di Edinburgh dan SOAS
Beasiswa ini merupakan salah satu jenis program Beasiswa indonesia Bangkit (BIB) Kemenag tahun 2026 yang dikelola Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA). (kemenag)

AKURAT BANTEN - Kesempatan melanjutkan studi internasional kembali hadir bagi guru, tenaga kependidikan, pegawai Kementerian Agama, hingga alumni pendidikan keagamaan.

Pendaftaran Program Beasiswa Master Double Degree dibuka sampai 31 Mei 2026.

Melalui program ini, penerima beasiswa berkesempatan menempuh pendidikan di Indonesia sekaligus di perguruan tinggi ternama di Inggris, yaitu The University of Edinburgh dan SOAS University of London.

Program tersebut menjadi salah satu skema Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang dikelola oleh Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma).

Baca Juga: Pesawat N219 Buatan Indonesia Akhirnya Dilirik Swasta, PTDI Kantongi Kontrak Perdana

Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa program double degree ini telah berlangsung sejak 2023 melalui kolaborasi antara Universitas Islam Internasional Indonesia dengan The University of Edinburgh dan SOAS University of London.

Pada 2025, kerja sama internasional tersebut diperluas dengan melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London.

Pada tahun ini, Kementerian Agama kembali membuka program Beasiswa Master Double Degree di UIII bersama Edinburgh atau SOAS University, serta UIN Yogyakarta dan UIN Makassar dengan SOAS University.

Para penerima beasiswa nantinya akan menjalani studi selama satu tahun di perguruan tinggi dalam negeri dan satu tahun di perguruan tinggi luar negeri.

Baca Juga: Harga Avtur Melonjak, Pemerintah Resmi Izinkan Maskapai Naikkan Biaya Tiket Pesawat

"Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," ungkap Ruchman.

Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menyampaikan bahwa program Master Double Degree ini diprioritaskan bagi guru, tenaga kependidikan, pegawai Kementerian Agama, dan alumni pendidikan keagamaan.

Berikut syarat yang wajib dipenuhi calon pendaftar:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)

  • Berusia maksimal 30 tahun per 31 Desember 2026

  • Telah menyelesaikan pendidikan Diploma IV (D4) atau Sarjana (S1)

  • Peserta yang sedang menempuh atau sudah menyelesaikan pendidikan magister (S2) tidak diperbolehkan mendaftar

  • Melampirkan surat izin yang ditandatangani pimpinan instansi atau lembaga

  • Menyertakan surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat

  • Melampirkan surat keterangan sehat dari rumah sakit atau fasilitas layanan kesehatan

  • Menuliskan profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak selesai pada aplikasi pendaftaran

  • Pendaftar berstatus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) belum diperkenankan mengikuti program

  • Menulis personal statement atau esai

  • Menyusun komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, serta kontribusi yang akan diberikan di Indonesia sesuai bidang studi yang dipilih

  • Menyetujui pernyataan komitmen dan integritas yang tersedia pada platform pendaftaran beasiswa

  • Peserta yang memiliki publikasi ilmiah, prestasi akademik maupun nonakademik, serta pengalaman organisasi dapat mencantumkannya di aplikasi pendaftaran, seperti Badan Pengurus Harian (BPH), Dewan Mahasiswa, Presiden Mahasiswa, Senat, atau organisasi kemahasiswaan lainnya

  • Mengunggah ijazah atau surat keterangan lulus beserta transkrip nilai sesuai ketentuan

  • Pendaftar jenjang magister wajib memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 dari skala 4,00 atau setara pada jenjang S1/D4 yang dibuktikan melalui transkrip nilai asli atau legalisir

  • Mengunggah sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang masih berlaku maksimal dua tahun terakhir dengan skor minimal TOEFL® ITP 520, TOEFL® IBT 61, Duolingo 110, atau IELTS™ 6.0. Sertifikat harus diterbitkan oleh lembaga resmi penyelenggara tes ETS dan IELTS.

Program BIB Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026.

Informasi lengkap mengenai Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dapat diakses melalui website resmi BIB Kemenag serta link pendaftaran di portal pendaftaran beasiswa LPDP terintegrasi.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.