Banten

Isu Pungli di Safari Wukuf Haji 2025 Dibantah Kemenag: Layanan Ini Gratis, Bukan Komersil!

Andi Syafrani | 10 Juni 2025, 18:48 WIB
Isu Pungli di Safari Wukuf Haji 2025 Dibantah Kemenag: Layanan Ini Gratis, Bukan Komersil!

AKURAT BANTEN - Kementerian Agama angkat suara menanggapi isu miring soal dugaan pungutan liar dalam pelaksanaan safari wukuf pada puncak ibadah haji 2025. Program yang dirancang khusus untuk jemaah lansia dan yang sedang sakit itu ditegaskan tak dipungut biaya sepeser pun alias gratis.

Baca Juga: SPMB 2025 Tangerang Siap Digelar, Pemkot Tingkatkan Aplikasi dan Server Demi Pelayanan Maksimal

Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah, Hilman Latief, menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau dinamika di lapangan, termasuk kabar soal adanya transaksi tidak resmi yang menyeret nama safari wukuf.

Ia menegaskan, jika ada jemaah yang mengeluarkan uang, kemungkinan besar itu terkait layanan tambahan dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), bukan bagian dari safari wukuf yang dikelola langsung oleh Kemenag.

Baca Juga: Magis Patrick Kluivert Berlanjut? Prediksi Skor Jepang vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Safari wukuf ini adalah program Kementerian Agama untuk memfasilitasi jemaah yang tidak bisa mengikuti wukuf reguler karena kondisi kesehatan atau keterbatasan fisik,” ujar Hilman saat ditemui di Hotel Transit Jemaah Safari Wukuf pada Senin malam, 9 Juni 2025.

“Kami pastikan, program ini tidak ada pungutan biaya apapun. Jika ada biaya, itu bisa jadi berkaitan dengan layanan lain yang bersifat opsional, seperti kursi roda atau bantuan pribadi dari KBIH,” lanjutnya.

Baca Juga: Tanpa Antri Plus Anti Gagal! Klik Link Khusus Beli Tiket Blackpink Jakarta 2025 di Sini

Ia juga menegaskan bahwa safari wukuf bukan program baru. Sejak beberapa tahun lalu, program ini telah menjadi bagian penting dari pelayanan Kemenag, terutama bagi jemaah yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) maupun yang menginap di hotel transit karena sakit.

Dalam pelaksanaannya, safari wukuf diatur dengan ketat oleh tim kesehatan dan panitia haji agar para jemaah tetap bisa menjalankan rukun haji dengan aman dan nyaman.

Baca Juga: Indonesia Murka: Blokade Gaza Hukuman Kolektif, Kecaman Keras Menlu RI atas Insiden Kapal Bantuan

Pernyataan ini sekaligus menjawab kekhawatiran publik setelah Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, sempat melakukan inspeksi mendadak ke beberapa hotel transit.

Di sana, ia sempat mendengar laporan bahwa ada dugaan pungli terhadap jemaah yang akan mengikuti safari wukuf. Namun Hilman memastikan bahwa laporan tersebut belum terbukti dan tidak berasal dari sistem resmi yang dijalankan Kemenag.

Baca Juga: GEMPAR TANGSEL! Paru Sapi Kurban Bertuliskan NAMA ORANG Viral, Benarkah Tanda Kebesaran Ilahi?

“Kalau ditemukan pelanggaran atau oknum yang bermain, tentu akan kami tindak. Tapi secara sistem, safari wukuf ini adalah bagian dari layanan negara kepada jemaah. Tidak ada ruang untuk komersialisasi dalam hal ini,” tegas Hilman.

“Kami harap masyarakat tidak terpengaruh kabar simpang siur dan tetap percaya bahwa negara hadir untuk melayani jemaah secara tulus,” tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC