Banten

Detik-Detik Penembakan Dekat Gedung Putih Bikin Washington DC Siaga Penuh

Riski Endah Setyawati | 24 Mei 2026, 14:40 WIB
Detik-Detik Penembakan Dekat Gedung Putih Bikin Washington DC Siaga Penuh
Ilustrasi Pistol (Istimewa)

AKURAT BANTEN - Situasi mencekam terjadi di kawasan dekat Gedung Putih, Amerika Serikat, setelah suara tembakan memicu kepanikan di pusat pemerintahan Washington DC.

Peristiwa tersebut dilaporkan menyebabkan sedikitnya dua orang mengalami luka-luka, termasuk pria bersenjata yang disebut sebagai pelaku penembakan.

Aparat keamanan federal Amerika Serikat langsung bergerak cepat begitu menerima laporan adanya tembakan di sekitar kompleks Gedung Putih.

Baca Juga: Ledakan Dahsyat di Rumah Warga Malang Tewaskan Pemilik Rumah, Polisi Temukan Ember Berisi Petasan

Penyelidikan pun segera dilakukan dengan pengamanan ketat di sejumlah titik strategis yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Sejumlah laporan media menyebutkan bahwa salah satu korban mengalami luka cukup serius akibat insiden tersebut.

Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau FBI ikut diterjunkan ke lokasi guna membantu proses penanganan bersama Dinas Rahasia AS.

Baca Juga: Trump Korbankan Pernikahan Anak Demi Krisis Iran, Ada Apa dengan Negosiasi AS?

“FBI berada di TKP dan mendukung upaya Dinas Rahasia merespons penembakan di dekat kompleks Gedung Putih, kami akan berikan informasi terbaru kepada masyarakat,” ujar Kepala FBI Kash Patel melalui unggahan di media sosial X.

Dinas Rahasia Amerika Serikat juga membenarkan adanya laporan aksi penembakan yang terjadi di kawasan 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW.

Lokasi tersebut diketahui berada sangat dekat dengan area Gedung Putih yang menjadi pusat aktivitas pemerintahan Presiden Amerika Serikat.

Baca Juga: Puncak Polemik Ijazah Palsu: Jokowi Pilih Hadir Langsung di Sidang, Siap Tunjukkan Bukti Sejak SD!

“Kami mengonfirmasi laporan penembakan di dekat 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW dan bekerja untuk memperdalam informasi tersebut dengan personel di TKP,” demikian pernyataan resmi lembaga tersebut.

Berdasarkan laporan yang beredar, seorang pria bersenjata diduga mendekati area Gedung Putih melalui arah gerbang nomor 17.

Pria itu kemudian disebut melepaskan tiga kali tembakan ke arah bangunan sebelum akhirnya dibalas oleh agen Dinas Rahasia yang berada di lokasi.

Baca Juga: Puncak Polemik Ijazah Palsu: Jokowi Pilih Hadir Langsung di Sidang, Siap Tunjukkan Bukti Sejak SD!

Tembakan balasan tersebut berhasil melumpuhkan pelaku sebelum ia sempat memasuki perimeter utama Gedung Putih.

Selain pelaku, seorang warga sipil juga dilaporkan menjadi korban luka dalam baku tembak yang berlangsung singkat namun menegangkan itu.

Meski situasi sempat memanas, aparat memastikan tidak ada tanda-tanda pelaku berhasil menembus pengamanan inti kawasan Gedung Putih.

Baca Juga: Ledakan Dahsyat di Rumah Warga Malang Tewaskan Pemilik Rumah, Polisi Temukan Ember Berisi Petasan

Presiden Donald Trump dilaporkan berada dalam kondisi aman selama insiden berlangsung.

Sementara itu, kepolisian setempat meminta masyarakat untuk tidak mendekati area persimpangan antara gerbang 17 dan Pennsylvania Avenue NW selama proses investigasi berjalan.

Petugas keamanan juga memperketat akses keluar masuk di sekitar lokasi demi memastikan kondisi benar-benar terkendali.

Baca Juga: Tuchel Coret Banyak Bintang Inggris, Pilih Pemain “Tak Egois” Demi Juara Piala Dunia 2026

Gedung Putih bahkan sempat diberlakukan status penguncian sementara atau lockdown sebagai langkah antisipasi.

Namun, status tersebut kemudian dicabut setelah aparat menilai situasi sudah lebih aman dan terkendali.

Hingga kini, otoritas federal masih terus mengumpulkan keterangan serta menelusuri motif di balik aksi penembakan yang mengejutkan publik Amerika Serikat tersebut.

Insiden ini kembali menambah daftar panjang kasus kekerasan bersenjata yang terjadi di wilayah Amerika Serikat, termasuk di kawasan dengan tingkat pengamanan tertinggi sekalipun.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.