Melelehkan Ego Modernitas: Potret Magis Gotong Royong Idul Adha di Musholla Al-Makmur Uwung Jaya Tangerang

AKURAT BANTEN– Di tengah kepungan gaya hidup urban yang cenderung individualis, warga RW 015 Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, berhasil menyuguhkan sebuah pemandangan yang menggetarkan hati.
Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M bukan sekadar ritual tahunan bagi mereka, melainkan sebuah momentum magis yang sukses melelehkan ego dan kesibukan modernitas demi satu tujuan: semangat berqurban.
Sejak pukul 08.00 WIB, tepat setelah gema takbir Sholat Ied mereda, suasana di sekitar Mushola Al-Makmur langsung berubah hidup.
Warga dari RT 001 hingga RT 002 berbondong-bondong datang. Menariknya, tidak ada sekat status sosial di sini.
Mulai dari pekerja kantoran, pengusaha, hingga tokoh masyarakat, semuanya menanggalkan sejenak urusan pribadi dan kompak menyingsingkan lengan baju.
Baca Juga: Jangan Keliru! Nekat Tutup Pelat Nomor Demi Hindari ETLE, Kini Wajah Anda yang Langsung Terlacak
Komando Khidmat Ustadz Aminulloh & Harmoni Dua RT
Prosesi penyembelihan hewan qurban tahun ini dipimpin langsung oleh Ustadz Aminulloh Noer.
Di bawah arahannya, prosesi berjalan sangat khidmat, aman, dan teratur.
Namun, daya tarik utama yang membuat decak kagum bukan hanya soal teknis penyembelihan, melainkan bagaimana rantai gotong royong itu bekerja tanpa putus.
Warga RT 001 dan RT 002 melebur menjadi satu tim yang solid.
Mulai dari mengurus hewan, memotong daging, menimbang dengan adil, hingga mendistribusikannya ke tangan yang berhak, semuanya dilakukan dengan senyum dan canda tawa yang mengikis lelah.
Tahun ini adalah tahun di mana benar-benar esensi kerja sama diterapkan dalam penyembelihan hewan qurban, ungkap Haris Riyanto bersama Hendrik (yang akrab disapa Dabul) selaku koordinator pelaksana, dengan wajah penuh syukur.
Ketua Musholla Al-Makmur, H. Atam, juga tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. "Iya, Alhamdulillah, semua ini berkat kerja sama yang baik dari seluruh jemaah," ujarnya singkat namun sarat makna.
Energi Positif yang Menular hingga Masjid Jami Baitul Muttaqin
Semangat membara ini ternyata tidak hanya monopoli jemaah Mushola Al-Makmur.
Masih di wilayah yang sama, riuh rendah kebersamaan juga menggema di Masjid Jami Baitul Muttaqin.
Sebagai "saudara tua" yang memiliki pengalaman lebih panjang dalam mengelola qurban, jemaah masjid ini tetap menunjukkan etos kerja dan semangat yang luar biasa.
Dua titik ibadah di RW 015 ini seolah saling beradu dalam memberikan contoh kebaikan.
Tidak ada kompetisi negatif, yang ada justru sinergi kebersamaan.
"Kami tetap mendahului kebersamaan di atas segalanya," tegas Janwar Iriandi, Ketua DKM Masjid Jami Baitul Muttaqin.
Mengapa Potret dari Cibodas Ini Perlu Ditiru?
Di era digital di mana manusia seringkali lebih asyik dengan gawai masing-masing, apa yang terjadi di Kelurahan Uwung Jaya ini adalah sebuah tamparan sekaligus pengingat penting.
Idul Adha bukan hanya soal ibadah vertikal (habluminallah) antara manusia dengan Sang Pencipta melalui darah qurban yang mengalir.
Lebih dari itu, Idul Adha adalah jembatan horizontal (habluminannas) untuk merekatkan kembali retakan-retakan sosial yang mungkin sempat merenggang akibat kesibukan kerja sehari-hari.
Kerja sama apik warga RW 015 Uwung Jaya, Cibodas ini sukses menjadi teladan nyata.
Mereka membuktikan bahwa di Kota Tangerang, sebuah kota industri yang bergerak cepat, tradisi gotong royong tidak pernah mati—ia justru tumbuh subur dan membumi.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”







