Kebakaran Hebat di Kemayoran Hanguskan 300 Rumah, 620 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

AKURAT BANTEN - Ratusan warga terpaksa mengungsi setelah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Jakarta.
Insiden yang terjadi di Jakarta tersebut menghanguskan lebih dari 300 rumah dan menyebabkan banyak keluarga kehilangan tempat tinggal.
Peristiwa kebakaran terjadi pada Senin (1/6/2026) malam di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat.
Berdasarkan laporan, sedikitnya 620 warga terdampak dan harus meninggalkan rumah mereka setelah api menyapu area permukiman yang padat penduduk.
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat menyebut kebakaran itu berdampak pada sekitar 330 kepala keluarga.
Akibatnya, warga dari sejumlah rukun tetangga dan blok permukiman terpaksa dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
“Ada sekitar 620 orang yang kehilangan rumah mereka,” kata kepala badan tersebut, Syarifudin.
Proses pemadaman menghadapi berbagai kendala di lapangan.
Baca Juga: Prabowo Bongkar Alasan Indonesia Lebih Tangguh Dibanding Banyak Negara di Tengah Krisis Global
Petugas harus berjuang menembus akses jalan yang sempit dan dipadati warga.
Selain itu, banyak masyarakat yang berkumpul di sekitar lokasi serta berupaya menyelamatkan harta benda mereka ketika kobaran api terus meluas.
Menurut pihak berwenang, api mulai berhasil dikendalikan sekitar pukul 23.30 WIB pada Senin malam dan dinyatakan sepenuhnya padam pada Selasa dini hari sekitar pukul 04.15 WIB.
Untuk menangani kebakaran tersebut, sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran bersama 175 personel diterjunkan ke lokasi.
Sementara itu, pemerintah dan instansi terkait masih melakukan pendataan kerusakan yang ditimbulkan serta menyiapkan berbagai langkah bantuan bagi warga yang terdampak dan kini berada di tempat pengungsian.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026






