Banten

Prabowo Beberkan Fakta MBG, 3 Ribu Dapur Ditutup demi Jaga Kualitas Program

Viona Sebastian Nolani | 4 Juni 2026, 14:04 WIB
Prabowo Beberkan Fakta MBG, 3 Ribu Dapur Ditutup demi Jaga Kualitas Program
Presiden Indonesia Prabowo Subianto. (Instagram/@prabowo)

AKURAT BANTEN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah kini telah menjangkau sekitar 62,4 juta penerima manfaat setiap hari.

Capaian tersebut menjadikan MBG sebagai salah satu program perlindungan sosial terbesar yang pernah dijalankan di Indonesia.

Di tengah perluasan penerima manfaat itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar kualitas pelaksanaan program tetap terjaga di seluruh daerah.

Sebagai informasi, penerima manfaat MBG saat ini meliputi 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, serta 868 ribu ibu hamil.

Baca Juga: Ganoderma Mengintai Perkebunan Sawit, BRIN Siapkan Inovasi Deteksi Dini Berbasis Molekuler

Pemerintah juga tengah menyiapkan perluasan program untuk sekitar 500 ribu lanjut usia yang hidup sendiri dan membutuhkan bantuan makanan bergizi setiap hari.

Menurut Prabowo, program tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama kelompok rentan.

Ia menegaskan MBG merupakan amanat konstitusi agar negara memberikan perlindungan kepada masyarakat miskin dan membutuhkan, meski dalam pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan.

“Kita mengakui bahwa dalam pengelolaan MBG masih banyak kekurangan. Kita sudah tutup lebih dari 3 ribu dapur,” kata Prabowo.

Baca Juga: BRIN Ungkap Dampak Tersembunyi AI Data Center, Ancaman Lingkungan Jadi Sorotan

Meski menghadapi berbagai kendala, Prabowo menjelaskan penutupan ribuan dapur itu merupakan langkah perbaikan guna memastikan kualitas makanan, distribusi, dan tata kelola program berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Pemerintah menilai pengawasan ketat menjadi hal penting agar MBG mampu melayani puluhan juta penerima manfaat setiap hari di berbagai wilayah Indonesia.

Selain itu, Prabowo juga meminta pejabat daerah, anggota DPR, hingga pemerintah daerah ikut melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan program di lapangan.

Pemerintah membuka ruang pelaporan apabila ditemukan pelaksanaan yang tidak sesuai standar dan memastikan setiap laporan akan segera ditindaklanjuti.

“Saya sudah minta para pejabat dan persilakan anggota DPR, bupati, di mana-mana silakan periksa semua dapur. Kalau ada yang tidak sesuai laporkan segera. Akan segera kita tindak,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Prabowo menegaskan pemerintah optimistis program MBG akan terus berkembang seiring pembenahan tata kelola serta penguatan sistem pengawasan.

Selain menjadi program bantuan pangan, MBG juga diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Perlu diketahui, MBG menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo yang sejak awal dirancang sebagai investasi jangka panjang pembangunan manusia Indonesia.

Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan produktivitas generasi muda.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.