Klaster Baru Vireya BSD City Laku Keras, Vyorelle Terserap 90 Persen di Fase Perdana

AKURAT BANTEN - Tingginya minat masyarakat terhadap rumah tapak masih menopang pasar properti pada 2026. Di tengah tren tersebut, klaster hunian terbaru Vyorelle di kawasan Vireya BSD City mencatat penjualan hingga 90% pada fase pertama yang dipasarkan Mei 2026.
Klaster ini dikembangkan oleh PT Sinar Hankyu Hanshin Mas, perusahaan patungan Sinar Mas Land dan Hankyu Hanshin Properties Corp. dari Jepang.
Sebelumnya, kawasan Vireya yang diluncurkan pada Oktober 2025 telah membukukan penjualan lebih dari 300 unit melalui klaster perdana Lynelle dan Lynelle Parc. Capaian tersebut menjadi dasar pengembang meluncurkan klaster kedua, Vyorelle, pada April 2026.
Presiden Direktur PT Sinar Hankyu Hanshin Mas, Theodore G. Thenoch, mengatakan tingginya serapan pasar menunjukkan konsumen kini tidak hanya mencari desain hunian modern, tetapi juga lokasi yang didukung fasilitas yang telah beroperasi dan kawasan yang matang.
"Melalui Vyorelle, kami kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi bagian dari kawasan hunian yang masih dalam tahap awal pengembangan dan memiliki prospek nilai investasi jangka panjang," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (9/6/2026).
Vyorelle mengusung konsep Earthy Arch Living dengan desain fasad lengkung yang menjadi ciri utama. Hunian dua lantai ini tersedia dalam tiga tipe, yakni 53/60, 78/66, dan 116/98 dengan harga mulai Rp 1,2 miliar hingga Rp 2,4 miliar.
Baca Juga: Harga BBM Pertamina Naik Hari Ini, Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter
Wakil Presiden Direktur PT Sinar Hankyu Hanshin Mas, Ichiro Yamamoto, mengatakan konsep pengembangan klaster ini mengadopsi filosofi Japanese living quality yang menekankan efisiensi ruang dan kenyamanan penghuni.
Menurutnya, desain tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga muda yang menginginkan hunian fungsional di kawasan berkembang dengan fasilitas lengkap.
Selain menawarkan hunian, kawasan Vireya juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti area komersial, river walk, outdoor gym, jogging track sepanjang 10 kilometer, taman bermain anak, hingga clubhouse.
Dari sisi lokasi, kawasan ini berada di bagian timur BSD City dan dekat dengan fasilitas kesehatan, pusat perbelanjaan, institusi pendidikan, serta terhubung dengan jaringan jalan tol dan transportasi publik yang menunjang mobilitas penghuni.
Data Rumah123 pada awal 2026 menunjukkan rumah tapak masih menjadi jenis properti yang paling banyak dicari dengan porsi pencarian mencapai 59,8%, terutama oleh kelompok usia 25–34 tahun.
Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong tingginya permintaan terhadap proyek-proyek hunian baru di kawasan penyangga Jakarta, termasuk BSD City. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D









