Banten

Persiapan Haji 2027 Resmi Dimulai, Kemenhaj Siapkan Transformasi Besar Pelayanan Jemaah

Viona Sebastian Nolani | 11 Juni 2026, 15:17 WIB
Persiapan Haji 2027 Resmi Dimulai, Kemenhaj Siapkan Transformasi Besar Pelayanan Jemaah
Kementerian Haji dan Umrah mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 H/2027 M. (haji.go.id)

AKURAT BANTEN - Kementerian Haji dan Umrah mulai menyusun persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M, meski proses pemulangan jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M masih berjalan.

Langkah persiapan tersebut menjadi salah satu agenda utama yang disampaikan Menteri Haji Moch. Irfan Yusuf dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI pada Rabu (10/6/2026).

Pertemuan itu membahas realisasi anggaran 2026 sekaligus rencana program kerja dan kebutuhan anggaran tahun 2027.

Dalam rapat tersebut, Menhaj menekankan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan proses yang berlangsung secara berkesinambungan.

Baca Juga: Selat Hormuz Ditutup Lagi! Iran Ancam Kapal Asing yang Lewat Jadi Target Militer, Harga Minyak Dunia Terancam Naik

Oleh sebab itu, persiapan untuk musim haji berikutnya perlu dilakukan sejak dini, bahkan sebelum seluruh tahapan operasional haji tahun berjalan selesai dilaksanakan.

"Pagu anggaran tahun 2027 kami arahkan untuk memperkuat tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah, meningkatkan kualitas layanan jemaah, mendukung transformasi kelembagaan, memperkuat sumber daya manusia, serta mengembangkan sistem digital yang mampu menghadirkan layanan yang lebih efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah," ujar Menhaj.

Menhaj menambahkan bahwa arah kebijakan tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Kementerian Haji dan Umrah, yakni menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang akuntabel, profesional, serta memberikan maslahat demi mendukung Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Festival Al-A'zhom XIII Semarakkan Tahun Baru Islam di Kota Tangerang dengan Syiar dan Kreativitas Generasi Muda

Selain itu, hasil evaluasi penyelenggaraan haji 2026 juga dijadikan dasar dalam penyusunan program kerja tahun mendatang.

Berbagai catatan selama operasional haji, kebutuhan jemaah, perkembangan kebijakan internasional, hingga penguatan kelembagaan menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas layanan pada musim haji berikutnya.

Rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI tersebut juga menjadi momentum awal pembahasan dukungan anggaran bagi Kementerian Haji dan Umrah sebagai kementerian baru yang memiliki mandat khusus dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah secara lebih fokus dan terintegrasi.

Dengan dukungan anggaran yang memadai serta sinergi bersama DPR RI, Kemenhaj optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah Indonesia sekaligus memastikan pelaksanaan ibadah haji berlangsung semakin aman, nyaman, dan memberikan manfaat luas bagi umat.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.