Banten

EKSKLUSIF: Gelombang Jutaan Jemaah Ijtima Ulama Mulai Padati Merak, Polda Lampung Siagakan 1.612 Personel!

Saeful Anwar | 26 November 2025, 18:57 WIB
EKSKLUSIF: Gelombang Jutaan Jemaah Ijtima Ulama Mulai Padati Merak, Polda Lampung Siagakan 1.612 Personel!

AKURAT BANTEN-Perhelatan akbar Ijtima Ulama Dunia 2025 bertema "Indonesia Berdoa" yang akan digelar di Kota Baru, Lampung Selatan, pada 28–30 November 2025, mulai menunjukkan dampak signifikan pada arus transportasi dan kesiapan keamanan daerah.

Dengan perkiraan 1,5 juta jemaah dari berbagai penjuru dunia, otoritas terkait bergerak cepat untuk memastikan kelancaran dan keselamatan acara.

Baca Juga: KONTROVERSIAL! Prabowo Beri Rehabilitasi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi, KPK & Publik Sorot Kejanggalan Vonis Korupsi

ASDP Catat Kenaikan Arus Kendaraan di Pelabuhan Merak

PT ASDP Cabang Bakauheni melaporkan adanya peningkatan signifikan jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Kenaikan arus ini dipicu oleh kedatangan awal jemaah yang akan menghadiri Ijtima Ulama.

"Peningkatan signifikan terjadi di Merak. Karena acara Ijtima Ulama ini berlokasi di Lampung Selatan, arus kedatangan tentu dari arah sana," jelas Humas PT ASDP Cabang Bakauheni, Syaiful Harahap, pada Rabu (26/11/2025).

Baca Juga: TNI Jaga Kilang Pertamina Mulai Desember 2025: Wamen ESDM Angkat Bicara, Sebut Langkah 'Lumrah' Amankan Objek Vital Nasional!

Mayoritas Kedatangan Bus dan Kendaraan Pribadi

Syaiful merinci, mayoritas kedatangan didominasi oleh bus dan kendaraan pribadi, di samping penumpang pejalan kaki.

Meski arus keberangkatan dari Bakauheni masih normal, data peningkatan dicatat secara terpusat di ASDP Merak.

Arus Kedatangan: Mayoritas menggunakan Bus dan Kendaraan Pribadi.Kondisi Pelabuhan Bakauheni: Saat ini masih normal untuk arus keberangkatan.

Cuaca: Kondisi gelombang laut di Selat Sunda dipastikan normal dan selalu mengacu pada update resmi BMKG.

ASDP mengimbau para calon penumpang untuk mengikuti jadwal, menjaga keselamatan, dan memastikan kondisi tubuh prima sebelum melakukan perjalanan laut.

"Walaupun kondisi cuaca normal, kami tetap mengimbau penumpang untuk waspada dan mengikuti arahan petugas," tegas Syaiful.

Baca Juga: Dampak Eksponensial: Penunjukan Dr. Irene Sebagai Wakil Dubes RI di China, 'Suntikan' Tenaga Baru untuk Hubungan Ekonomi Raksasa Asia

Polda Lampung Bentangkan 'Karpet Merah' Pengamanan dengan 1.612 Personel

Menghadapi lonjakan massa yang diperkirakan mencapai jutaan jemaah, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menyiapkan pengamanan maksimal. Total 1.612 personel gabungan disiagakan untuk menjamin keamanan dan kelancaran acara berskala internasional ini.

Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Kabid Humas Polda Lampung, menyebutkan bahwa 1.612 personel tersebut terdiri dari 1.088 personel Polri dan 524 personel eksternal (TNI, Dinkes, dll.).

"Total 1.612 personel kami siagakan. Seluruh kekuatan ini akan ditempatkan secara strategis di titik-titik pelayanan, pengamanan jalur, lokasi acara, kantong parkir, hingga pengamanan VVIP," ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Rabu (26/11/2025).

Baca Juga: SALAH DATA GAS LPG: Menkeu Purbaya Ikut Keputusan Bahlil, Selamatkah Pasokan Nataru?

Strategi Pengamanan dan Pelayanan Prima

Persiapan pengamanan dibahas tuntas dalam kegiatan Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin Wakapolda Lampung.

Fokus utama pengamanan adalah:

  • Pelayanan Maksimal: Seluruh pos pengamanan diminta menyediakan fasilitas dasar seperti alat kesehatan, ruang istirahat, dan petugas yang siaga setiap saat.
  • Koordinasi Intensif: Kerjasama erat dengan panitia, dinas kesehatan, pengelola jalan tol, hingga petugas lalu lintas.
  • Prioritas: Pergerakan kendaraan, jalur masuk-keluar, dan kebutuhan medis jemaah menjadi prioritas utama.

Panitia Ijtima Ulama Dunia sendiri telah menyiapkan 105 mobil operasional, lebih dari 3.000 toilet, dan kantong-kantong parkir di area dalam.

Bahkan, panitia memastikan bus operasional jemaah akan mendapatkan akses gratis di jalan tol berkat sinergi dengan kepolisian.

Baca Juga: Mega Korupsi DJKA Kemenhub: Jalur Kereta Rawan Suap, KPK Sikat Miliaran Rupiah!

Bukan Sekadar Kegiatan Agama, Tapi 'Doping' Ekonomi Lampung

Perhelatan Ijtima Ulama Dunia 2025 ini tak hanya memiliki dimensi keagamaan, tetapi juga diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian lokal.

Anggota Komisi V DPRD Lampung, Andika Wibawa, menyoroti bahwa event berskala internasional ini akan berdampak besar terhadap perputaran ekonomi masyarakat, dari sektor transportasi, akomodasi, hingga UMKM.

Dengan kesiapan maksimal dari ASDP dan Polda Lampung, serta antusiasme yang telah terlihat dari peningkatan arus di Merak, Ijtima Ulama Dunia 2025 dipastikan menjadi salah satu event keagamaan terbesar dan paling terorganisasi di penghujung tahun 2025 (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman