Banten

China Mantapkan Arah Investasi Kendaraan Listrik, Indonesia Jadi Mitra Strategis dalam Transisi Hijau

Moehamad Dheny Permana | 26 Agustus 2025, 04:43 WIB
China Mantapkan Arah Investasi Kendaraan Listrik, Indonesia Jadi Mitra Strategis dalam Transisi Hijau

Akurat Banten - Komitmen Indonesia dalam menjalani transisi energi hijau kembali mendapat dukungan kuat dari China, terutama melalui sektor kendaraan listrik yang kini dipandang sebagai kunci masa depan industri otomotif.

Duta Besar China untuk Indonesia, Wang Lutong, menegaskan bahwa Beijing menempatkan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) sebagai salah satu prioritas investasi di Indonesia.

“Kami mengerti bahwa transisi hijau juga adalah prioritas tertinggi dari pemerintah Indonesia sehingga industri EV di China juga mungkin akan berkontribusi dengan perubahan hijau di sini,” ujarnya.

Menurut Wang, pemerintah Indonesia selama ini terbuka terhadap pengembangan mobil listrik dan tengah giat membangun fondasi ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri otomotif berkelanjutan.

Dengan momentum peringatan hubungan diplomatik yang ke-75, Beijing menegaskan kembali kesiapannya untuk memperkuat kolaborasi riset dan teknologi demi mempercepat pencapaian target kendaraan listrik nasional.

“China siap berkolaborasi dengan Indonesia dalam bidang riset dan pengembangan untuk membantu mewujudkan target tersebut. Kami sangat bangga bisa merayakan 75 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara,” tambahnya.

Wang juga menyinggung dimensi historis hubungan kedua bangsa, yang menurutnya sudah terjalin sejak era Laksamana Cheng Ho mengunjungi Nusantara sekitar 620 tahun lalu.

Sejarah panjang itu, kata dia, menjadi pondasi kuat bagi konektivitas dan kemitraan strategis hingga masa kini.

Kerja sama antara Jakarta dan Beijing tidak hanya terbatas pada kendaraan listrik.

Baca Juga: Bukan Hanya Pajak, DPR dan Kemendagri Dorong Daerah Cari Sumber Baru untuk Dongkrak PAD

Dubes Wang mengungkapkan bahwa kedua negara telah mengukir pencapaian penting di sektor mineral strategis, infrastruktur, dan energi.

Kini, kolaborasi mulai diarahkan pula ke ranah yang lebih modern, seperti kecerdasan buatan (AI), pendidikan, kesehatan, hingga kebudayaan.

“Kami telah mencapai banyak kemajuan dalam investasi dan perubahan seperti nikel, mineral, dan infrastruktur, tapi kami juga meneliti kawasan baru seperti kecerdasan artifisial, pendidikan, dan kesehatan,” ucapnya.

Di sisi lain, data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat merek kendaraan listrik asal China kini mendominasi pasar EV domestik.

Pada periode Januari hingga Juli, penjualan mobil listrik di Indonesia menembus 42.178 unit, hampir menyamai total penjualan sepanjang tahun 2024 yang berjumlah 43.188 unit.

Capaian itu menunjukkan bahwa pasar Indonesia sangat potensial, sekaligus menjadi alasan kuat bagi Beijing untuk menjadikan sektor EV sebagai prioritas investasi di tanah air.

Kehadiran merek-merek asal China yang kian mendominasi pasar nasional pun dinilai akan semakin memperkuat jalur transisi hijau Indonesia.

Dengan arah kerja sama yang semakin jelas, hubungan Indonesia-China diperkirakan akan berkembang ke tahap yang lebih solid.

Kolaborasi di sektor kendaraan listrik hanya menjadi salah satu pintu masuk menuju kerja sama yang lebih luas di masa depan, terutama pada bidang-bidang strategis yang berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga: Ada 6 Korban Demo Hari Ini di DPR RI, Polisi Tangkap Semua Demonstran, Tak Tampung Aspirasi?

Bagi Indonesia, dukungan teknologi dan investasi dari China dapat menjadi katalis penting untuk mempercepat pencapaian target transisi energi.

Sedangkan bagi China, langkah ini meneguhkan posisinya sebagai pemain utama di pasar EV global sekaligus memperkuat pengaruh ekonominya di Asia Tenggara.

Kerja sama ini diyakini tidak hanya membawa keuntungan ekonomi, tetapi juga membuka jalan bagi terciptanya masa depan yang lebih ramah lingkungan.

Saat dua negara besar di Asia ini merayakan 75 tahun hubungan diplomatik, prospek transisi hijau yang ditopang oleh teknologi kendaraan listrik kian nyata terlihat di depan mata.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.