Banten

Megawati Sindir TNI-Polri yang Hadang Demo Mahasiswa: 'Kalau Salah, Tangkap Saya!'

Cristina Malonda | 15 Juni 2026, 17:38 WIB
Megawati Sindir TNI-Polri yang Hadang Demo Mahasiswa: 'Kalau Salah, Tangkap Saya!'
Megawati Sindir TNI-Polri yang Hadang Demo Mahasiswa: 'Kalau Salah, Tangkap Saya!' (foto: istimewa)

AKURAT BANTEN - Megawati Soekarnoputri menyoroti aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026).

Ketua Umum PDI Perjuangan itu menyuarakan dukungannya saat menghadiri peresmian renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno di Blitar, Senin (15/6/2026).

Megawati menilai mahasiswa memiliki hak penuh untuk menyampaikan aspirasi di ruang publik sebagai bagian dari negara demokrasi.

Baca Juga: Ribuan Mahasiswa Demo Turun ke Jalan Bawa Tuntutan 11+9, Soroti BBM hingga PHK Massal

Ia mengaku memperhatikan aksi yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen mahasiswa lainnya. Menurut Megawati, keberanian mahasiswa menyuarakan kritik kepada pemerintah seharusnya tidak dihadapi dengan pengamanan yang berlebihan.

“Saya lihat mahasiswa demo, lalu saya berpikir kenapa harus sampai seperti itu pengawalannya,” ujar Megawati dalam pidatonya.

Presiden ke-5 RI tersebut juga menyinggung keterlibatan aparat keamanan dari unsur kepolisian dan TNI dalam mengawal aksi demonstrasi mahasiswa. Ia mempertanyakan alasan mahasiswa seolah dibatasi ketika ingin menyampaikan pendapat.

Baca Juga: Danantara Percepat Dukungan ke PT PAL, Industri Maritim RI Siap Naik Kelas

Megawati menegaskan bahwa mahasiswa tetap merupakan warga negara Indonesia yang dilindungi hak konstitusionalnya untuk berbicara dan menyampaikan kritik.

Menurutnya, mahasiswa tidak perlu merasa takut selama menyuarakan aspirasi secara terbuka dan damai. Ia bahkan meminta generasi muda tetap teguh dalam memperjuangkan sikap dan pendiriannya.

Dalam kesempatan itu, Megawati juga menegaskan dirinya tidak gentar menyampaikan pandangan politik di depan publik. Ia bahkan secara terbuka menantang aparat untuk menangkap dirinya apabila pernyataannya dianggap bermasalah.

Baca Juga: Suhu Ekstrem Ancam Piala Dunia 2026, Ilmuwan Sebut Pemain Bisa dalam Bahaya

"Nah, saya berani ngomong gini, terus saya mau ditangkap? Ayo! Mana di sini ada polisi? Panggil sini!" ucap Megawati.

Pernyataan Megawati tersebut langsung menarik perhatian publik dan memicu berbagai respons di media sosial.

Sebelumnya, aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar sejumlah kampus, termasuk BEM UI, Universitas Pancasila, dan Institut Pertanian Bogor, direncanakan berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Nanik S Deyang Terseret! Sony Sonjaya Bongkar Dugaan ‘Permainan’ di Internal BGN: Itu Orang Tukang Fitnah!

Namun, massa aksi dilaporkan tertahan di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di sekitar Plaza UOB, akibat penjagaan aparat keamanan yang ketat sehingga mereka tidak dapat mencapai titik utama demonstrasi.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah.

Tuntutan itu meliputi penghentian pemborosan APBN, penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, penghentian program Makan Bergizi Gratis serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, penghentian militerisme di ranah sipil, hingga desakan agar Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.