Indonesia Kandidat Terkuat Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Debut Pemain Diaspora Baru Makin Dekat

AKURAT BANTEN - FIFA ASEAN Cup 2026 berpotensi menjadi salah satu turnamen paling penting bagi Timnas Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Selain berstatus sebagai kompetisi resmi FIFA, ajang ini juga membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah perdana sekaligus mempercepat pengembangan sepak bola nasional.
Turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada 2026 itu menjadi salah satu agenda utama pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Berbeda dengan kompetisi regional biasa, FIFA ASEAN Cup masuk dalam kalender resmi FIFA sehingga setiap pertandingan akan memengaruhi perolehan poin ranking dunia.
Baca Juga: Richard Arief Muljadi Ditangkap di Soekarno-Hatta, Buronan Kasus Penipuan Batu Bara Rp7 Miliar
Kondisi tersebut membuat seluruh peserta diperkirakan menurunkan skuad terbaik mereka.
Peluang Indonesia menjadi penyelenggara pertama FIFA ASEAN Cup juga semakin menguat.
Dukungan pemerintah, kesiapan infrastruktur olahraga, serta tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola disebut menjadi faktor yang memperbesar peluang Indonesia mendapatkan kepercayaan dari FIFA.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan bahwa FIFA telah memberikan sinyal positif terkait peluang Indonesia menjadi tuan rumah.
Baca Juga: Bahlil Pastikan B50 Meluncur Juli 2026, Indonesia Siap Kurangi Ketergantungan Impor Diesel
"Untuk sepak bola sendiri, saya tadi laporkan bahwa sudah ada respon positif dari FIFA mengenai Indonesia menjadi salah satu tuan rumah untuk FIFA ASEAN di bulan September Oktober tahun ini. Nah, jadi Bapak Presiden mendukung. Bapak Presiden akan menyiapkan surat, supaya nanti kita bisa dipilih oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah. Jadi, kita tunggu nanti," katanya.
"Dan saya juga diminta segera mengkomunikasikan ke semua kementerian, karena kalau kejuaraan FIFA seperti ini sudah pasti mesti ada approval dari Menteri Keuangan mengenai pajak, Menteri Kesehatan, dan lain-lainnya."
Apabila terpilih menjadi tuan rumah, Indonesia diperkirakan tidak hanya mendapatkan keuntungan dari sisi olahraga, tetapi juga dampak ekonomi yang signifikan.
Sebagai negara dengan jumlah penggemar sepak bola terbesar di Asia Tenggara, Indonesia dinilai memiliki daya tarik tinggi bagi sponsor dan investor internasional.
Baca Juga: Hanya Tersisa Dua Ekor di Dunia, Indonesia Siapkan Misi Besar Selamatkan Badak Kalimantan
Dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa dan basis suporter yang sangat besar, Indonesia dianggap sebagai pasar strategis bagi industri olahraga global.
Berbagai perusahaan besar diprediksi tertarik menjadi mitra resmi turnamen, mulai dari Hyundai, Toyota, Coca-Cola, Visa, Samsung, Vivo, Shopee, Grab, Pocari Sweat hingga BCA.
Selain memberikan dampak ekonomi, FIFA ASEAN Cup juga berpotensi menjadi panggung regenerasi Timnas Indonesia.
Sejumlah pemain diaspora yang selama ini ramai diperbincangkan berpeluang menjalani debut bersama skuad Garuda dalam turnamen tersebut.
Baca Juga: El Nino Godzilla Mengancam, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman
Nama-nama seperti Laurin Ulrich, Julian Oerip, Tristan Gooijer, dan Demiane Agustien menjadi pemain yang paling dinantikan.
Kehadiran mereka dinilai dapat memperkuat kedalaman skuad sekaligus menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menuju Piala Asia 2027 dan Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Di lini belakang, Tristan Gooijer dipandang mampu menambah opsi pertahanan sehingga Kevin Diks dapat lebih fokus bermain sebagai bek tengah.
Sementara itu, Laurin Ulrich disebut memiliki kemampuan distribusi bola dan visi permainan yang dapat meningkatkan kualitas lini tengah Timnas Indonesia.
Baca Juga: Program MBG Dievaluasi Total, BGN Ambil Langkah Strategis di Masa Libur Sekolah
Adapun Julian Oerip dan Demiane Agustien dianggap sebagai talenta muda yang memiliki prospek cerah untuk berkembang bersama tim nasional.
Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, para pemain diaspora tersebut berpotensi tampil membela Indonesia pada periode September hingga Oktober mendatang.
Sebelum memasuki FIFA ASEAN Cup, pemain-pemain lokal terlebih dahulu diproyeksikan mendapatkan kesempatan menunjukkan kemampuan mereka pada ajang Piala AFF 2026.
Turnamen tersebut sekaligus menjadi tahap seleksi penting untuk menentukan komposisi skuad terbaik Indonesia.
Baca Juga: Heboh Biaya Hak Siar Piala Dunia, DPR Minta TVRI Buka Data Secara Transparan
Bagi John Herdman, FIFA ASEAN Cup memiliki nilai strategis karena menjadi ajang resmi FIFA yang dapat digunakan untuk mengevaluasi pemain lokal sekaligus membentuk tim yang kompetitif.
"Ya saya pikir persiapan selalu ada dukungan pemerintah itu sangat penting untuk kesuksesan kita, agar seluruh negara berada di belakang kita, terutama para pemain. Kami memiliki turnamen AFF segera datang dan kemudian seperti Pak Thohir jelaskan, kami memiliki FIFA ASEAN sebentar lagi nah saya pikir turnamen sangat menarik bagi kami," katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa turnamen tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan tim nasional.
"Satu memberi kami kesempatan untuk menggunakan pemain lokal kami, dan membiarkan mereka mengalami apa yang diperlukan sekaligus memberi saya kesempatan menilai mereka."
Baca Juga: Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Dekat Kremlin, Akankah Putin Balas dengan Eskalasi Besar?
"Kemudian FIFA Asia (Piala Asia), saya mendapatkan kesempatan besar untuk membawa yang terbaik dan dari yang terbaik bersama-sama untuk memenangkan turnamen itu, dan saya pikir itu penting. Itu adalah turnamen yang harus kita menangkan, untuk menunjukkan bahwa kita adalah teratas di Asia Timur, dan itu adalah langkah penting yang perlu kita ambil dan membawa pulang piala sekarang," sambungnya.
Sejak diperkenalkan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, FIFA ASEAN Cup memang langsung mencuri perhatian publik sepak bola Asia Tenggara.
Statusnya sebagai turnamen resmi FIFA membuat kompetisi ini memiliki gengsi yang lebih tinggi dibandingkan Piala AFF.
Dengan peluang besar menjadi tuan rumah, potensi hadirnya pemain diaspora generasi baru, serta manfaat ekonomi yang menjanjikan, FIFA ASEAN Cup berpeluang menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk meningkatkan level persaingan dan memperkuat posisinya di sepak bola Asia.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









