Suhu Ekstrem Ancam Piala Dunia 2026, Ilmuwan Sebut Pemain Bisa dalam Bahaya

AKURAT BANTEN - Sebanyak 14 dari 16 stadion yang akan digunakan pada Piala Dunia 2026 diperkirakan menghadapi risiko suhu mencapai 28 derajat Celcius, angka yang dinilai berbahaya bagi kondisi fisik pemain.
Bahkan, beberapa venue diprediksi bisa mencatat suhu di atas 32 derajat Celcius saat periode terpanas pada siang hari, sementara kawasan selatan Amerika Serikat dan utara Meksiko berpotensi menyentuh 40 derajat Celcius.
Melalui surat terbuka, para ilmuwan ternama dari berbagai negara memperingatkan FIFA bahwa langkah perlindungan terhadap cuaca panas untuk Piala Dunia 2026 saat ini dinilai "tidak memadai" dan berpotensi membahayakan pemain, wasit, hingga para penonton.
FIFA sendiri sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi cuaca ekstrem, seperti menunda kick-off hingga suhu menurun, memanfaatkan stadion beratap agar memberikan perlindungan tambahan, menyediakan cooling break bagi pemain di tengah pertandingan, hingga penggunaan teknologi pendingin di stadion.
Baca Juga: Lamine Yamal dan Drama Timnas Maroko, Pernyataan Terbaru FRMF Bikin Heboh
Meski demikian, hanya stadion di Dallas, Houston, dan Atlanta yang memiliki sistem pendingin.
Kondisi tersebut, ditambah gelombang panas yang terjadi saat Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, membuat kekhawatiran terhadap dampak suhu tinggi pada turnamen terus meningkat.
"Panasnya seperti sauna," ujar reporter Sky Sports News, Roman Kemp, saat mengikuti eksperimen di Universitas Roehampton, Inggris.
Penelitian tersebut mensimulasikan kondisi pertandingan di Vancouver, Kanada, dan Miami, Amerika Serikat, guna mengukur respons tubuh manusia terhadap suhu ekstrem.
Baca Juga: Jerman Nyaris Dipermalukan Curacao, Strategi Nagelsmann Jadi Penyelamat di Piala Dunia 2026
Dalam pengujian itu, Kemp menjalani simulasi latihan di atas treadmill dengan kondisi cuaca menyerupai Vancouver pada musim panas.
Melalui program lari interval yang menggambarkan ritme sepak bola modern, ia berlari selama 24 menit dan suhu tubuhnya naik hingga 1,1 derajat Celcius, atau setara peningkatan rata-rata 2,78 derajat Celcius per jam.
Saat simulasi serupa dilakukan dengan kondisi ala Miami, suhu tubuhnya meningkat 1,22 derajat Celcius, dengan rata-rata kenaikan 3,05 derajat Celcius per jam.
"Orang-orang akan terbiasa pada akhirnya, tetapi ini benar-benar panas! Perbedaannya sangat besar, sangat besar. Akan menarik untuk melihat bagaimana panas seperti ini akan mengubah permainan secara taktis," kata Kemp.
Dr. Chris Tyler, pakar respons tubuh manusia terhadap suhu panas dan dingin ekstrem dari Universitas Roehampton, menjelaskan bahwa kenaikan suhu membuat tubuh harus mengalirkan lebih banyak darah ke permukaan kulit agar panas bisa dilepaskan.
Kondisi itu membuat kerja jantung menjadi lebih berat demi menjaga sirkulasi darah tetap stabil.
Dalam suhu tinggi, detak jantung akan terus meningkat dan tubuh menjadi lebih sulit memulihkan diri setelah aktivitas intens.
Tak hanya memengaruhi fisik, suhu panas ekstrem juga dapat berdampak pada kemampuan berpikir dan pengambilan keputusan pemain di lapangan.
Situasi yang membutuhkan fokus tinggi dan ketelitian dinilai bisa terganggu ketika pemain harus bertanding dalam cuaca panas dalam waktu lama.
Karena itu, cuaca ekstrem diperkirakan dapat memengaruhi kualitas dan intensitas pertandingan profesional di Piala Dunia 2026.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









