Papan Segel Cuma Pajangan, Proyek Pembuatan Lapangan Padel di Karang Tengah Kota Tangerang Terus Berlanjut

AKURAT BANTEN - Proyek pembangunan Lapangan Padel di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, terus berlanjut meski Satpol PP telah memasang papan segel namun aktivitas pekerjaan masih berlangsung di lokasi tersebut.
Pantauan wartawan sejak Jumat (21/11/2025) hingga Senin (24/11/2025), terlihat sejumlah pekerja tetap hilir mudik membawa material bangunan, memasang rangka, hingga mengerjakan konstruksi utama.
Kegiatan tersebut berjalan terbuka tanpa hambatan, seolah tindakan penyegelan tidak pernah dilakukan.
Di lokasi bangunan juga terlihat papan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang diterbitkan Pemerintah Kota Tangerang.
Dalam papan tersebut, proyek Lapangan Padel tercatat sebagai bangunan baru untuk kegiatan usaha.
Papan itu memuat data Nomor/Tanggal PBG SKPBG 36112-02092025-001 yang diterbitkan pada 29 September 2025.
Lokasi bangunan berada di Jl. Puri II Boulevard Blok B, Lot B-1 A, dengan luas bangunan 1.792,5 meter persegi dua lantai.
Baca Juga: ANCAMAN MAUT DI JALAN RAYA LEBAK: Ceceran Lumpur Galian C Jadikan Curugbitung-Maja ‘Lintasan Neraka’
Proyek lapangan tersebut telah disegel Satpol PP karena adanya dugaan pelanggaran ketentuan Koefisien Dasar Bangunan (KDB) yang tidak sesuai.
Kepala Bidang Penegakan Hukum Daerah (Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang, Hendra, menegaskan bahwa pihaknya akan kembali mendatangi lokasi menyusul adanya informasi aktivitas pasca penyegelan.
"Ya akan kita pantau lagi ya terkait pekerjaan itu, karena kan kita udah segel. Kemungkinan kalau nggak siang, mungkin besok kita akan cek ke lokasi," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pihak pemilik bangunan bisa dikenakan tindakan pidana ringan (tipiring) apabila masih melanjutkan pembangunan tanpa mengindahkan penyegelan.
"Kalau misalkan tetap membandel, nanti kita cek dulu apakah mereka sudah membuat PBG dan jadi, atau masih proses izinnya. Kalau emang belum, kita akan sidang tipiring," tegasnya.
Hendra menjelaskan ada beberapa prosedur sebelum tipiring diterapkan, yakni peringatan pertama selama tiga hari, peringatan kedua dua hari, dan peringatan ketiga satu hari.
Setelah itu barulah Satpol PP menjadwalkan sidang tipiring terhadap pemilik bangunan.
Ia menambahkan bahwa pemilik proyek akan dipanggil untuk dibuatkan surat pernyataan sebelum tindakan lanjutan dilakukan.
"Kita panggil, terus kita bikin surat pernyataan," tambahnya.
Hendra juga memberikan imbauan kepada para pengusaha di Kota Tangerang untuk patuh terhadap aturan sebelum memulai pembangunan.
"Saran saya sih pengusaha-pengusaha sebelum membangun, paling tidak ya mengurus izinnya dulu. Jadi enak dan tidak ada gangguan dari luar ataupun dari dalam. Kita tetap pantau keberadaan bangunan-bangunan yang ada di Kota Tangerang ini," tegasnya.
Baca Juga: Detik Mencekam ‘Loss Power’: Pesawat Cessna yang Jatuh di Area Sawah Karawang, 5 Awak Selamat
Diberitakan sebelumnya, Satpol PP Kota Tangerang menyegel bangunan tersebut pada Kamis (13/11/2025) setelah proyek diduga tidak sesuai dengan rekomendasi tata ruang dan melampaui Koefisien Dasar Bangunan (KDB).
Kepala Bidang Penegakan Hukum Daerah (Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang, Hendra, menjelaskan bahwa penyegelan dilakukan sebagai tindak lanjut dari surat rekomendasi Dinas Perkim.
"Menindak lanjuti surat dari perkim bng kelebihan KDB dan kita arahkan untuk perbaikan PBG nya," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







