TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah di Bangka, Kerugian Negara Bisa Capai Rp5,9 Miliar

AKURAT BANTEN - TNI Angkatan Laut melalui Satuan Tugas Aju Manggala Bhakti (Satgas AMB) Pangkalan TNI AL (Lanal) Bangka Belitung bersama Satgassus Satintelmar Pusat Intelijen TNI AL (Pusintelal) kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pasir timah ilegal di kawasan Muara Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, pada Minggu (21/6/2026).
Dalam operasi yang dilakukan sekitar pukul 19.30 WIB tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan 137 kampil atau karung pasir timah dengan total berat mencapai kurang lebih 6,165 ton.
Berdasarkan perkiraan harga timah di pasar global saat ini, upaya penyelundupan ini berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga sekitar Rp 5,93 miliar.
Baca Juga: Lazada PHK 5 Persen Karyawan di Asia Tenggara, Ada Apa dengan Raksasa E-Commerce Ini?
Keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak terlepas dari kerja intelijen, pengawasan ketat, serta patroli terpadu yang secara konsisten dilakukan oleh TNI Angkatan Laut dalam rangka mencegah berbagai tindak pidana di wilayah perairan nasional, terutama penyelundupan komoditas strategis yang berdampak pada kerugian negara.
Saat ini seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Lanal Bangka Belitung untuk proses pendalaman dan penyelidikan lanjutan.
Langkah ini dilakukan guna mengungkap jaringan serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas penyelundupan tersebut.
Penggagalan ini juga sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Laut untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan wilayah laut, serta menindak tegas setiap aktivitas ilegal yang merugikan negara demi menjaga kedaulatan dan keamanan maritim Indonesia.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









