99 Laga, 3 Trofi, dan Rekor Fantastis, AFA Ingin Scaloni Tetap Pimpin Argentina

AKURAT BANTEN - Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) telah melakukan sejumlah tahap pembicaraan dengan pihak perwakilan Lionel Scaloni sebelum skuad Argentina bertolak menuju Piala Dunia di Amerika Serikat.
Kedua pihak disebut sudah mencapai kesepakatan mengenai poin-poin utama dan hanya perlu menuntaskan proses administrasi setelah turnamen selesai digelar.
Jurnalis Diego Monroig menyebut bahwa AFA memiliki keinginan besar untuk mempertahankan Scaloni dalam jangka panjang.
Pihak federasi bahkan menilai pelatih berusia 48 tahun tersebut sebagai sosok ideal untuk tetap menangani "Albiceleste" dalam beberapa tahun ke depan, termasuk dengan target membawa Argentina bersaing di Piala Dunia 2030 dan periode setelahnya.
Baca Juga: Mulai Juli 2026, Jemaah Umrah dan Haji Khusus Wajib Lewat Terminal 2F Soekarno-Hatta
Meski demikian, Scaloni tidak ingin pembahasan mengenai kontraknya mengganggu fokus Argentina dalam misi mempertahankan trofi.
Ia meminta agar segala pembicaraan terkait masa depannya ditunda hingga Piala Dunia 2026 berakhir, sehingga seluruh pemain dan staf bisa berkonsentrasi penuh menjalankan tanggung jawab profesional mereka.
Sejak dipercaya menjadi pelatih utama tim nasional Argentina pada 2018, Scaloni berhasil menghadirkan perubahan besar bagi skuad "Albiceleste".
Laga kontra Tanjung Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026 pada 4 Juli nanti akan menjadi pertandingan ke-100 yang ia jalani sebagai pelatih Argentina.
Dari 99 pertandingan sebelumnya, pelatih kelahiran 1978 itu mencatatkan statistik luar biasa dengan 72 kemenangan, 18 hasil imbang, serta hanya menelan 9 kekalahan.
Pencapaian terbesar Scaloni adalah mengembalikan Argentina ke posisi tertinggi dalam sepak bola dunia.
Bersama dirinya, tim Tango berhasil memenangkan Copa America 2021 dan 2024, kemudian mengangkat trofi Finalissima 2022 sebelum akhirnya menjadi juara Piala Dunia 2022.
Strateginya dalam memadukan pemain senior berpengalaman seperti Lionel Messi dengan generasi muda membuat Scaloni masuk dalam jajaran pelatih tersukses sepanjang sejarah sepak bola Argentina.
Apabila kesepakatan kontrak baru hingga 2031 benar-benar terealisasi, Scaloni akan kembali memimpin Argentina di Piala Dunia 2030.
Turnamen tersebut memiliki nilai sejarah tersendiri karena laga pembuka akan berlangsung di Argentina, Uruguay, dan Paraguay sebagai bagian dari perayaan 100 tahun penyelenggaraan ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026








