Gelombang Panas Eropa Tewaskan 1.300 Orang, DPR Desak Kemlu Lindungi WNI

AKURAT BANTEN - Anggota Komisi I DPR RI, Taufiq R. Abdullah, meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) segera mengambil langkah cepat untuk memastikan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di negara-negara Eropa yang sedang dilanda gelombang panas ekstrem.
Menurutnya, situasi darurat tersebut membutuhkan respons proaktif dari seluruh perwakilan Indonesia di luar negeri.
Politikus PKB itu menilai seluruh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di kawasan Eropa tidak boleh hanya menunggu laporan adanya korban dari kalangan WNI.
Baca Juga: Lionel Messi di Piala Dunia 2026 Bawa Argentina Sempurna, Tapi Kutukan 24 Tahun Mulai Menghantui
Sebaliknya, perwakilan RI harus aktif melakukan pemantauan dan menjangkau warga Indonesia yang berada di wilayah terdampak.
"Gelombang panas ekstrem ini sudah menelan ribuan korban jiwa menurut data WHO. Ini adalah alarm keras. Kemenlu wajib proaktif memantau kondisi WNI di wilayah terdampak melalui seluruh perwakilan. Jangan tunggu ada korban dari warga kita baru sibuk bertindak," ujar Taufiq R. Abdullah di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.
Seruan tersebut disampaikan menyusul gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa.
Fenomena cuaca ini dilaporkan telah menyebabkan lebih dari 1.300 orang meninggal dunia, sementara suhu tinggi di Prancis dan beberapa negara lain terus meningkatkan risiko heatstroke (sengatan panas) serta dehidrasi berat.
Taufiq menilai kelompok WNI yang paling berisiko terdampak adalah pekerja migran, pelajar, mahasiswa, serta mereka yang bekerja di sektor luar ruangan.
Karena itu, ia mendorong Kemlu segera menginstruksikan seluruh perwakilan RI di Eropa untuk mengaktifkan posko siaga atau hotline darurat yang beroperasi selama 24 jam.
Baca Juga: Warisan Sejarah Tahun 901 M di Purworejo Dalam Bahaya, Tebing Sungai Bogowonto Terus Terkikis
"KBRI dan KJRI perlu segera memperbarui pendataan WNI di wilayah-wilayah kritis. Buka posko siaga yang aktif 24 jam penuh. Jika ada WNI yang mengalami gangguan kesehatan atau kesulitan mengakses rumah sakit setempat, perwakilan RI harus hadir mendampingi dan memfasilitasi," tegasnya.
Lebih lanjut, Taufiq mengingatkan bahwa dampak gelombang panas tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat.
Kondisi tersebut juga berpotensi memicu berbagai bencana lanjutan, mulai dari kebakaran hutan, krisis pasokan air bersih, terganggunya layanan transportasi umum, hingga pemadaman listrik dalam waktu lama.
Baca Juga: Daya Saing Indonesia Anjlok 21 Peringkat, Kalah dari Malaysia hingga Vietnam di Ranking Dunia 2026
Atas dasar itu, ia menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antara seluruh perwakilan Indonesia dengan otoritas penanggulangan bencana serta layanan kesehatan di negara-negara Eropa agar bantuan kepada WNI dapat diberikan secara cepat dan tepat.
“Negara memiliki kewajiban konstitusional untuk hadir melindungi WNI di mana pun mereka berada. Jangan sampai ada keterlambatan penanganan hanya karena lemahnya birokrasi informasi. Kesiapsiagaan dan kecepatan respons adalah kunci utama untuk memastikan seluruh saudara kita di Eropa tetap aman,” pungkas Taufiq.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









