Banten

Living Lab Ventures Gandeng Nihon M&A Center, Perkuat Investasi Indonesia-Jepang dan Ekspansi Startup

Handrian Setiawan | 4 Agustus 2026, 20:43 WIB
Living Lab Ventures Gandeng Nihon M&A Center, Perkuat Investasi Indonesia-Jepang dan Ekspansi Startup
Living Lab Ventures Gandeng Nihon M&A Center, Perkuat Investasi Indonesia-Jepang dan Ekspansi Startup - Istimewa

AKURAT BANTEN - Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital (CVC) milik Sinar Mas Land, resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Nihon M&A Center Indonesia (NMAI) untuk memperkuat konektivitas investasi, memperluas peluang merger dan akuisisi (M&A), serta mendorong ekspansi perusahaan dan startup Indonesia ke pasar Jepang.

Kemitraan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Bayu Seto, Partner Living Lab Ventures, dan Kosuke Kawata, President Director PT Nihon M&A Center Indonesia, di Marketing Office Sinar Mas Land, BSD City, Jumat (31/7/2026).

Kolaborasi ini hadir di tengah meningkatnya hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang. Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, realisasi investasi langsung (FDI) Jepang ke Indonesia sepanjang 2025 mencapai USD3,12 miliar atau sekitar Rp50 triliun.

Baca Juga: Kecewa Pengunjung Bintaro X Change Tangsel Gegara Promo Planet Sports dan Sports Station

Angka tersebut mencerminkan besarnya kepercayaan investor Jepang terhadap prospek ekonomi Indonesia. Melalui kemitraan ini, LLV akan memanfaatkan jaringan luas Nihon M&A Center Holdings Inc. yang telah memfasilitasi lebih dari 10.000 transaksi merger dan akuisisi selama lebih dari tiga dekade.

Jaringan tersebut mencakup korporasi Jepang, institusi keuangan, investor, hingga mitra bisnis di kawasan ASEAN. Partner Living Lab Ventures, Bayu Seto, mengatakan kerja sama ini memperkuat posisi LLV sebagai penghubung investasi lintas negara sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi startup dan perusahaan Indonesia untuk menjalin kolaborasi strategis dengan korporasi Jepang.

"Berbasis di BSD City sebagai salah satu ekosistem inovasi terdepan di Indonesia, LLV terus menghubungkan perusahaan global, investor, dan pelaku usaha dengan berbagai peluang kolaborasi dan ekspansi di kawasan Asia Tenggara," ujar Bayu dalam keterangannya.

Baca Juga: Mahasiswa KKN ULM dan UNU Kalsel Jadi Korban Kecelakaan Maut di Tanah Bumbu, 7 Orang Tewas

Sementara itu, President Director PT Nihon M&A Center Indonesia, Kosuke Kawata, menyebut kolaborasi dengan LLV menjadi langkah strategis untuk memperkuat aktivitas investasi lintas negara.

Menurutnya, kombinasi ekosistem bisnis LLV di Indonesia dengan jaringan korporasi Jepang serta pengalaman advisory Nihon M&A Center diharapkan mampu menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pelaku usaha di kedua negara.

Dalam implementasinya, kedua perusahaan akan mengembangkan berbagai proyek bersama, menggelar diskusi strategis secara berkala, serta membuka akses investasi bagi perusahaan Jepang yang ingin berekspansi ke Indonesia maupun perusahaan Indonesia yang ingin menjalin kemitraan dengan investor dan korporasi Jepang.

Baca Juga: Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Warga Winong Permai Desak Pemkot Tangerang Selesaikan PSU

Kemitraan tersebut juga semakin memperkuat peran Living Lab Ventures sebagai platform investasi yang menghubungkan ekosistem inovasi Indonesia dengan jaringan bisnis global melalui dukungan ekosistem terintegrasi Sinar Mas Land.

Sejak berdiri pada 2020, Living Lab Ventures telah mengelola pendanaan dan portofolio investasi senilai lebih dari USD100 juta untuk mendukung pertumbuhan startup dan perusahaan berpotensi tinggi di berbagai sektor.

Berbasis di BSD City, LLV terus memperluas konektivitas antara startup, korporasi, investor, dan mitra global guna mendorong inovasi, kolaborasi bisnis, serta ekspansi ke pasar regional maupun internasional. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.