Banten

Juventus Hancur di Kandang! Mimpi Liga Champions Kini Tinggal Harapan

Aullia Rachma Puteri | 17 Mei 2026, 20:31 WIB
Juventus Hancur di Kandang! Mimpi Liga Champions Kini Tinggal Harapan
Juventus yang kalah dari Fiorentina.

AKURAT BANTEN - Musim buruk Juventus tampaknya belum benar-benar selesai. Saat harapan untuk mengamankan tiket UEFA Champions League musim depan masih terbuka, Bianconeri justru kembali terpeleset setelah kalah 0-2 dari ACF Fiorentina pada pekan ke-37 Serie A 2025/2026 di Allianz Stadium, Minggu (17/5/2026).

Hasil tersebut terasa sangat menyakitkan bagi publik Turin karena Juventus sebenarnya tampil cukup dominan dalam beberapa momen pertandingan, tetapi kembali gagal memanfaatkan peluang dan justru terlihat rapuh ketika menghadapi serangan balik Fiorentina.

Kekalahan ini membuat posisi Juventus di klasemen turun ke peringkat keenam dengan 68 poin dari 37 pertandingan, situasi yang jelas sangat berbahaya karena peluang mereka lolos ke Liga Champions kini semakin kecil menjelang pekan terakhir musim.

Tekanan terhadap Juventus memang sudah terasa dalam beberapa pekan terakhir. Klub yang selama bertahun-tahun mendominasi sepak bola Italia itu kembali menjalani musim yang penuh ketidakstabilan, mulai dari masalah performa, inkonsistensi lini depan, hingga tekanan besar terhadap pelatih dan manajemen klub.

Baca Juga: Persib Bandung Krisis Pemain Jelang Lawan PSM, Jalur Juara Mulai Terancam?

Saat menghadapi Fiorentina, Juventus sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup agresif. Dukungan suporter Allianz Stadium membuat pasukan Turin langsung mencoba mengambil kendali permainan sejak menit awal.

Dušan Vlahović hampir membawa Juventus unggul cepat, tetapi peluang emasnya berhasil digagalkan penjaga gawang Fiorentina yang tampil sangat disiplin sepanjang pertandingan.

Juventus terus menekan melalui kombinasi serangan cepat dari lini depan dan pergerakan aktif Kenan Yıldız yang beberapa kali mencoba membongkar pertahanan lawan. Namun seperti yang sering terjadi musim ini, dominasi penguasaan bola Juventus justru tidak diikuti efektivitas penyelesaian akhir.

Fiorentina kemudian menunjukkan mengapa mereka tetap menjadi lawan yang berbahaya meski berada di papan tengah klasemen.

Baca Juga: Prediksi Skor PSM Makassar vs Persib Bandung, Parepare Bisa Jadi Tempat Penentuan Juara Liga 1

Tim tamu berhasil mencuri keunggulan lewat gol Cher Ndour setelah memanfaatkan ruang kosong di dalam kotak penalti dengan penyelesaian tenang yang membuat Allianz Stadium mendadak sunyi.

Gol tersebut membuat Juventus semakin agresif menyerang. Namun tekanan besar justru membuat permainan mereka terlihat terburu-buru.

Hingga babak pertama berakhir, Fiorentina tetap mampu mempertahankan keunggulan 1-0 meski terus ditekan tuan rumah.

Memasuki babak kedua, Juventus tampil lebih menyerang. Kenan Yildiz sempat mendapat peluang emas lewat sundulan jarak dekat, tetapi bola masih melenceng tipis dari sasaran.

Baca Juga: Masih Jadi Andalan Timnas Portugal, Roberto Martinez yakin Sosok Cristiano Ronaldo Dibutuhkan Untuk Piala Dunia 2026

Situasi itu memperlihatkan betapa frustrasinya Juventus dalam menyelesaikan peluang sepanjang pertandingan.

Drama kemudian terjadi ketika Juventus sempat mencetak gol penyama kedudukan melalui Weston McKennie. Namun gol tersebut dianulir karena dianggap terjadi pelanggaran lebih dulu dalam proses serangan.

Tidak lama berselang, Vlahovic juga sempat membobol gawang Fiorentina lewat bola liar di kotak penalti, tetapi VAR kembali menjadi mimpi buruk Juventus karena gol dianulir akibat offside.

Ketika Juventus terus frustrasi mencari gol, Fiorentina justru memastikan kemenangan lewat gol spektakuler Rolando Mandragora di menit-menit akhir pertandingan.

Baca Juga: Final Liga Champions Asia, Al Nassr vs Gamba Osaka, Kans Cristiano Ronaldo Angkat Trofi Asia Pertama

Gol tersebut benar-benar mematikan harapan Juventus untuk bangkit dan sekaligus memperlihatkan rapuhnya mental Bianconeri musim ini ketika berada dalam tekanan besar.

Kekalahan ini membuat masa depan Juventus menuju Liga Champions semakin rumit. Mereka kini tidak hanya harus memenangkan laga terakhir musim, tetapi juga berharap rival-rival di atas mereka kehilangan poin.

Bagi klub sebesar Juventus, finis di luar zona Liga Champions jelas akan menjadi pukulan finansial dan prestise yang sangat besar. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir mereka terus mencoba membangun ulang kekuatan setelah era dominasi panjang mulai runtuh.

Sementara itu bagi Fiorentina, kemenangan di Turin menjadi bukti bahwa mereka tetap memiliki kualitas untuk merepotkan tim besar Serie A.

Baca Juga: Didatangkan Sebagai Pewaris Tahta Bernabeu, Mengapa Mbappe Justru Mulai Kehilangan Dukungan Fans Madrid?

Tambahan tiga poin memastikan mereka aman di papan tengah klasemen sekaligus menutup musim dengan rasa percaya diri yang jauh lebih baik.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.