Saat Tim Senior Melempem, Persija U-20 Justru Bikin The Jakmania Bangga Lagi

AKURAT BANTEN - Di tengah kekecewaan publik terhadap performa tim senior musim ini, Persija Jakarta akhirnya mendapatkan alasan besar untuk kembali tersenyum.
Tim muda mereka sukses menjuarai Elite Pro Academy Liga 1 U-20 musim 2025/2026 usai mengalahkan Malut United U-20 dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang berlangsung di Garudayaksa Football Academy, Minggu sore.
Kemenangan tersebut terasa sangat spesial bagi Macan Kemayoran karena bukan hanya menghadirkan trofi bergengsi level usia muda, tetapi juga memperlihatkan bahwa Persija mulai memiliki fondasi pembinaan yang menjanjikan untuk masa depan.
Di saat tim senior kesulitan bersaing dalam perebutan gelar liga musim ini, justru para pemain muda Persija menunjukkan mental juara dan semangat bertarung yang luar biasa.
Baca Juga: Juventus Hancur di Kandang! Mimpi Liga Champions Kini Tinggal Harapan
Perjalanan Persija U-20 menuju gelar memang tidak datang secara kebetulan. Mereka tampil sangat konsisten sejak fase grup dan berhasil menjadi juara Grup A dengan koleksi 83 poin dari 32 pertandingan.
Nilai itu tentu sebuah catatan yang memperlihatkan dominasi mereka sepanjang musim kompetisi EPA. Sementara lawan mereka di final, Malut United U-20, juga datang dengan performa mengesankan setelah menjadi penguasa Grup B dengan raihan 67 poin.
Karena itu, partai final antara kedua tim sejak awal memang diprediksi berlangsung ketat. Atmosfer pertandingan terasa panas karena kedua tim sama-sama memiliki kualitas permainan menyerang dan dipenuhi pemain muda potensial yang mulai menarik perhatian banyak pencinta sepak bola Indonesia.
Persija tampil cukup agresif sejak awal laga dengan mencoba mengambil kendali permainan melalui pergerakan cepat di sektor sayap dan pressing tinggi di area pertahanan lawan.
Baca Juga: Persib Bandung Krisis Pemain Jelang Lawan PSM, Jalur Juara Mulai Terancam?
Namun Malut United juga memberikan perlawanan sengit dan beberapa kali mampu menghadirkan ancaman melalui serangan balik cepat.
Momen penentu pertandingan akhirnya hadir pada menit ke-41 ketika Theodore Evan Leeming berhasil mencetak gol indah lewat tendangan keras kaki kanan yang gagal dihentikan penjaga gawang Malut United.
Gol tersebut langsung membakar semangat para pemain Persija sekaligus membuat tekanan mulai berpindah ke kubu lawan.
Pada babak kedua, pertandingan berjalan semakin keras dan penuh tensi. Malut United mencoba tampil lebih menyerang demi mencari gol penyama kedudukan, tetapi lini pertahanan Persija tampil disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.
Baca Juga: Prediksi Skor PSM Makassar vs Persib Bandung, Parepare Bisa Jadi Tempat Penentuan Juara Liga 1
Skor 1-0 akhirnya cukup untuk memastikan Persija Jakarta U-20 keluar sebagai juara EPA Super League U-20 musim ini.
Keberhasilan ini terasa semakin emosional karena Persija seperti berhasil membalas luka yang sebelumnya dialami tim junior mereka di level U-18. Beberapa waktu lalu, Malut United U-18 berhasil mengalahkan Persija melalui drama adu penalti pada final EPA U-18.
Kekalahan itu sempat menjadi pukulan bagi akademi Persija, sehingga kemenangan tim U-20 terasa seperti balas dendam yang sempurna.
Selain itu, gelar ini juga menjadi pelipur lara bagi The Jakmania yang musim ini harus melihat tim senior Persija kembali gagal bersaing dalam perebutan gelar Liga 1 Indonesia.
Kekalahan dari Persib Bandung pada pekan lalu praktis menutup peluang Macan Kemayoran untuk menjadi juara liga dan membuat mereka hanya berpeluang finis di posisi tiga besar.
Karena itulah keberhasilan tim muda Persija menjadi sangat penting. Publik Jakarta mulai melihat harapan baru bahwa masa depan klub masih bisa dibangun lewat akademi dan pembinaan usia muda yang lebih serius.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak klub besar Indonesia mulai fokus membangun fondasi dari level junior, dan Persija kini terlihat mulai menuai hasilnya.
Bukan tidak mungkin beberapa nama dari skuad juara EPA U-20 ini nantinya akan menjadi tulang punggung Persija senior di masa depan.
Baca Juga: Final Liga Champions Asia, Al Nassr vs Gamba Osaka, Kans Cristiano Ronaldo Angkat Trofi Asia Pertama
Apalagi sepak bola modern saat ini semakin memberi ruang besar bagi pemain muda berbakat untuk berkembang lebih cepat.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










