Tuchel Coret Banyak Bintang Inggris, Pilih Pemain “Tak Egois” Demi Juara Piala Dunia 2026

AKURAT BANTEN - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, akhirnya buka suara terkait keputusan kontroversialnya dalam memilih skuad The Three Lions untuk Piala Dunia 2026.
Mantan pelatih Chelsea FC itu menegaskan bahwa dirinya tidak hanya mencari pemain paling berbakat, tetapi sosok yang mampu bermain untuk tim tanpa membawa ego pribadi ke ruang ganti Inggris.
Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan besar di Inggris karena Tuchel membuat sejumlah keputusan mengejutkan dengan mencoret beberapa nama populer seperti Phil Foden, Cole Palmer, hingga Harry Maguire dari skuad final Piala Dunia 2026.
Tuchel mengaku keputusan itu memang sangat sulit, tetapi ia percaya harmoni tim jauh lebih penting dibanding sekadar mengumpulkan pemain bintang.
Baca Juga: Bukan Cuma Messi! Bintang Muda Argentina Bertarung Hidup-Mati Demi Tiket Piala Dunia 2026
Menurutnya, turnamen sebesar Piala Dunia membutuhkan skuad yang rela berkorban satu sama lain demi tujuan bersama.
“Saya memilih pemain yang tidak egois,” ujar Tuchel saat menjelaskan alasan pemilihan skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.
Pelatih asal Jerman itu juga menegaskan bahwa dirinya tidak sedang berjudi dengan keputusan tersebut. Ia percaya penuh terhadap 26 pemain yang dipilih untuk membawa Inggris bersaing di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
“Skuad ini punya level komitmen dan kebersamaan yang luar biasa,” kata Tuchel.
Baca Juga: Borneo FC Gagal Juara Tapi Kuasai Penghargaan Individu! Ini Daftar Lengkap Peraih Award Super League
Keputusan Tuchel sebenarnya memperlihatkan perubahan filosofi besar di tubuh Timnas Inggris. Selama bertahun-tahun, The Three Lions kerap dianggap memiliki banyak pemain hebat tetapi gagal membentuk chemistry yang benar-benar solid di turnamen besar.
Generasi emas Inggris pada era Steven Gerrard, Frank Lampard, dan Wayne Rooney bahkan sering disebut gagal memenuhi ekspektasi karena kesulitan menyatukan ego besar di ruang ganti.
Kini, Tuchel tampaknya ingin membangun Inggris dengan pendekatan berbeda. Ia lebih memilih pemain yang cocok secara karakter dan taktik ketimbang hanya mengandalkan reputasi besar di level klub.
Hal itu terlihat dari keberaniannya membawa nama-nama seperti Ivan Toney, Elliot Anderson, hingga Djed Spence yang sebelumnya jarang diprediksi masuk skuad utama.
Baca Juga: Runner-up Rasa Juara! Borneo FC Pecahkan Statistik Gila Super League Meski Gagal Salip Persib
Di sisi lain, keputusan mencoret Foden dan Palmer tetap memicu perdebatan besar di kalangan fans Inggris.
Banyak pendukung merasa kedua pemain itu memiliki kreativitas yang bisa menjadi pembeda dalam pertandingan ketat. Namun Tuchel punya pertimbangan sendiri, terutama soal konsistensi performa dan keseimbangan permainan tim.
Meski menuai kontroversi, langkah Tuchel juga mendapat dukungan dari sebagian pengamat sepak bola Inggris. Mereka menilai Inggris selama ini terlalu sering membangun tim berdasarkan popularitas pemain, bukan kebutuhan sistem permainan. Tuchel dinilai mencoba menciptakan identitas baru yang lebih kolektif dan disiplin.
Inggris sendiri akan tampil di Grup L Piala Dunia 2026 bersama Kroasia, Ghana, dan Panama. Dengan skuad yang disebut lebih “rendah ego”, Tuchel berharap The Three Lions akhirnya mampu mengakhiri penantian panjang gelar dunia pertama sejak 1966.
Baca Juga: Borneo FC Menang Poin Sama Tak Cukup, Persib Tetap Juara! Begini Aturan yang Bikin Bobotoh Pesta
Kini tekanan besar berada di pundak Tuchel. Jika Inggris sukses melaju jauh di Piala Dunia 2026, keputusannya mencoret banyak bintang bisa dianggap sebagai langkah jenius.
Namun jika gagal, daftar pemain yang ditinggalkan kemungkinan akan terus menghantui perjalanan The Three Lions di turnamen nanti.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









