Thomas Tuchel Coret Semua Pemain Liverpool dari Timnas Inggris, Fans Three Lions Langsung Bereaksi

AKURAT BANTEN - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, resmi mengumumkan skuad final The Three Lions untuk menghadapi Piala Dunia 2026 dan keputusan tersebut langsung memancing perhatian besar publik sepak bola Inggris karena tidak ada satu pun pemain Liverpool yang masuk dalam daftar pemain yang dibawanya ke turnamen paling bergengsi di dunia itu.
Situasi ini tentu menjadi perbincangan hangat mengingat Liverpool dalam beberapa musim terakhir dikenal sebagai salah satu klub dengan kontribusi besar untuk Timnas Inggris, mulai dari era Jordan Henderson, Trent Alexander-Arnold, hingga Joe Gomez.
Keputusan Tuchel kali ini menunjukkan bahwa mantan pelatih Chelsea dan Bayern Munich tersebut benar-benar ingin membangun skuad berdasarkan performa terkini serta kebutuhan taktiknya, bukan sekadar nama besar atau status pemain di level klub.
Beberapa nama yang sebelumnya rutin menghiasi skuad Inggris memang mulai kehilangan tempat akibat cedera, penurunan performa, maupun persaingan yang semakin ketat di berbagai posisi.
Baca Juga: Di Balik Kesuksesan Manchester City, Pep Guardiola Simpan Penyesalan Besar
Dalam konferensi pers pengumuman skuad, Tuchel menegaskan bahwa setiap pemain dipilih berdasarkan keseimbangan tim dan kesiapan menghadapi tekanan besar di Piala Dunia.
“Kami memilih pemain yang paling siap secara fisik, mental, dan taktis untuk kompetisi ini. Semua keputusan dibuat demi kepentingan tim,” ujar Tuchel dalam pernyataannya kepada media Inggris.
Absennya pemain Liverpool tentu menjadi sorotan utama karena Inggris justru dipenuhi pemain dari klub rival seperti Manchester City, Arsenal, hingga Chelsea.
Nama-nama seperti Jude Bellingham, Bukayo Saka, Phil Foden, Declan Rice, Cole Palmer, hingga Harry Kane tetap menjadi tulang punggung skuad The Three Lions untuk berburu gelar dunia pertama sejak 1966.
Baca Juga: Jelang Borneo FC vs Malut United, David da Silva Tegas: Saya Tidak Pikirkan Persib
Selain itu, Tuchel juga mulai memberi ruang lebih besar kepada generasi muda Inggris yang tampil impresif sepanjang musim 2025/2026.
Beberapa pemain muda dari Premier League mendapatkan kesempatan besar untuk merasakan atmosfer Piala Dunia pertama mereka.
Langkah ini dianggap sebagai bagian dari regenerasi besar yang tengah dilakukan Inggris setelah beberapa tahun terakhir selalu gagal di momen penting turnamen internasional.
Meski menuai pro dan kontra, banyak pengamat menilai keputusan Tuchel cukup berani dan menunjukkan karakter kepelatihannya yang tegas.
Baca Juga: Borneo FC Belum Menyerah! Pesut Etam Masih Intip Keajaiban di Pekan Terakhir Super League
Ia dikenal sebagai pelatih yang tidak ragu mengambil keputusan besar demi menjaga keseimbangan tim. Bahkan ketika menangani Chelsea dan Bayern Munich, Tuchel beberapa kali mencadangkan pemain bintang demi kepentingan strategi permainan.
Di sisi lain, absennya pemain Liverpool juga memunculkan diskusi mengenai musim klub Merseyside tersebut yang dinilai kurang stabil dibanding rival-rival mereka.
Cedera beberapa pemain inti serta inkonsistensi performa membuat banyak pemain Liverpool gagal tampil menonjol sepanjang musim ini.
Inggris sendiri datang ke Piala Dunia 2026 dengan ekspektasi tinggi setelah dalam beberapa turnamen terakhir selalu masuk jajaran favorit juara.
Baca Juga: Madura United vs PSM Makassar Memanas! Duel Penentu Nasib Degradasi Bisa Berakhir Dramatis
Kehadiran Tuchel diharapkan mampu membawa perubahan mentalitas sekaligus memperbaiki kegagalan Inggris yang kerap tersingkir di fase akhir turnamen besar.
Kini publik tinggal menunggu apakah keputusan kontroversial Tuchel mencoret seluruh pemain Liverpool akan menjadi langkah jenius yang membawa Inggris berjaya, atau justru menjadi bumerang besar ketika Piala Dunia 2026 dimulai nanti.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana







