Fantastis! Gaji 3 Pesepak Bola Ini Tembus Triliunan Rupiah, Ronaldo Masih Tak Tersentuh

AKURAT BANTEN - Sepak bola modern bukan hanya soal trofi dan prestasi di lapangan. Di balik gemerlap pertandingan, para pemain elite juga menikmati pendapatan fantastis yang berasal dari gaji klub, bonus, sponsor, hingga bisnis pribadi.
Tahun 2026 kembali menunjukkan betapa besar industri sepak bola dunia, dengan beberapa pemain menghasilkan uang dalam jumlah yang sulit dibayangkan oleh kebanyakan orang.
Menurut data pendapatan terbaru yang dirangkum berbagai sumber internasional, tiga nama berikut masih menjadi pesepak bola dengan bayaran tertinggi di dunia.
1. Cristiano Ronaldo
Di posisi pertama masih berdiri kokoh Cristiano Ronaldo. Kapten Timnas Portugal itu diperkirakan menghasilkan sekitar US$300 juta atau lebih dari Rp4,8 triliun dalam setahun.
Baca Juga: Messi, Ronaldo, dan Ochoa Dapat Penghormatan Khusus FIFA! Tak Semua Legenda Bisa Memakainya
Angka tersebut menjadikannya bukan hanya pesepak bola dengan bayaran tertinggi, tetapi juga atlet dengan pendapatan terbesar di dunia saat ini.
Sebagian besar pemasukan Ronaldo berasal dari kontraknya bersama Al Nassr yang disebut bernilai sekitar US$235 juta per tahun. Sisanya berasal dari berbagai kerja sama komersial dengan merek global seperti Nike, Binance, Herbalife, dan lini bisnis CR7 miliknya.
Menariknya, pada usia 41 tahun Ronaldo masih menjadi magnet ekonomi yang luar biasa. Jumlah pengikut media sosialnya yang mencapai ratusan juta orang membuat nilai komersialnya tetap berada di level tertinggi dunia olahraga.
2. Lionel Messi
Di posisi kedua terdapat Lionel Messi. Bintang Argentina itu diperkirakan memperoleh pendapatan sekitar US$140 juta atau lebih dari Rp2,2 triliun dalam setahun.
Baca Juga: John Herdman Gemas Jelang Indonesia vs Oman, Ada Satu Hal yang Belum Bisa Ia Terima!
Sejak bergabung dengan Inter Miami, Messi tidak hanya mengubah performa klubnya, tetapi juga mengubah wajah Major League Soccer. Kehadirannya memicu lonjakan penjualan tiket, peningkatan rating siaran televisi, dan menarik banyak sponsor baru ke kompetisi sepak bola Amerika Serikat.
Selain gaji dari Inter Miami, Messi masih memperoleh pemasukan besar dari kerja sama dengan Adidas, Apple, Pepsi, Mastercard, dan sejumlah merek global lainnya. Ia juga memiliki jaringan bisnis hotel serta berbagai investasi yang terus berkembang.
Tahun 2026 juga berpotensi menjadi panggung terakhir Messi di Piala Dunia. Jika tampil bersama Argentina, ia akan mencatat sejarah sebagai pemain yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia berbeda.
3. Karim Benzema
Posisi ketiga ditempati Karim Benzema dengan pendapatan sekitar US$104 juta atau setara lebih dari Rp1,6 triliun per tahun.
Baca Juga: Roy Keane Tak Percaya Inggris! Tiga Negara Ini Justru Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Mantan penyerang Real Madrid itu menikmati lonjakan pendapatan besar setelah berkarier di Arab Saudi. Sebagian besar penghasilannya berasal dari kontrak bermain yang nilainya mendekati US$100 juta per musim. Sementara sisanya berasal dari berbagai kesepakatan sponsor dan kerja sama komersial.
Meski usianya tidak lagi muda, Benzema tetap menjadi salah satu wajah utama proyek besar sepak bola Arab Saudi yang terus mendatangkan pemain-pemain elite dunia.
Fenomena Benzema juga menunjukkan perubahan peta ekonomi sepak bola global. Jika dahulu hampir seluruh pemain dengan gaji tertinggi bermain di Eropa, kini Liga Arab Saudi mampu bersaing bahkan mengungguli sebagian besar klub elite Eropa dalam urusan finansial.
Ketiga nama tersebut membuktikan bahwa sepak bola telah berkembang menjadi industri bernilai miliaran dolar. Namun di balik angka-angka fantastis itu, ada satu kesamaan yang mereka miliki: prestasi luar biasa selama bertahun-tahun di level tertinggi.
Baca Juga: Roy Keane Tak Percaya Inggris! Tiga Negara Ini Justru Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Ronaldo, Messi, dan Benzema bukan hanya dibayar mahal karena kemampuan mereka bermain sepak bola, tetapi juga karena status mereka sebagai ikon global yang mampu menggerakkan industri olahraga di seluruh dunia.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







