Iran Naik Pitam ke FIFA! Dipaksa Bolak-Balik AS-Meksiko di Piala Dunia 2026, Persiapan Tim Berantakan

AKURAT BANTEN - Piala Dunia 2026 kembali diwarnai kontroversi di luar lapangan. Kali ini, Timnas Iran melayangkan protes keras kepada FIFA setelah merasa mendapat perlakuan yang tidak setara dibanding peserta lain terkait aturan perjalanan dan izin masuk ke Amerika Serikat selama turnamen berlangsung.
Protes tersebut muncul menjelang laga penting melawan Belgia di Grup G yang dapat menentukan nasib mereka dalam perburuan tiket ke babak gugur.
Masalah yang dihadapi Iran bukan sekadar soal jarak tempuh. Karena berbagai pembatasan yang berkaitan dengan hubungan politik antara Iran dan Amerika Serikat, skuad Team Melli tidak diperbolehkan bermarkas di wilayah AS seperti kebanyakan peserta lainnya.
Sebagai gantinya, mereka menjadikan Kota Tijuana, Meksiko, sebagai markas selama fase grup dan harus melakukan perjalanan lintas negara setiap kali bertanding di Amerika Serikat.
Baca Juga: Prediksi Skor Skotlandia vs Maroko: Ujian Konsistensi Singa Atlas di Tengah Ambisi Tartan Army
Situasi tersebut mencapai puncaknya setelah laga pembuka Grup G melawan Selandia Baru yang berakhir imbang 2-2. Menurut kubu Iran, mereka tidak diberi kesempatan untuk beristirahat dan melakukan pemulihan di Los Angeles setelah pertandingan. Tim justru diminta segera kembali ke Tijuana, sesuatu yang dianggap sangat merugikan kondisi fisik pemain.
Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, tidak menyembunyikan rasa frustrasinya. Dalam pernyataannya, ia bahkan menyebut Iran sebagai "tim yang paling tertindas" di Piala Dunia 2026. Menurutnya, berbagai kendala perjalanan dan administrasi membuat persiapan tim jauh dari ideal.
Keluhan serupa juga datang dari kapten sekaligus striker andalan Iran, Mehdi Taremi. Penyerang yang menjadi tumpuan lini depan negaranya itu menggambarkan situasi yang dihadapi skuad Iran dengan satu kalimat tajam, "Everything is a disaster" atau "semuanya adalah bencana".
Taremi menilai jadwal perjalanan yang padat serta ketidakpastian logistik menguras energi pemain di tengah turnamen paling bergengsi dunia.
Baca Juga: Prediksi Skor Belanda vs Swedia: De Oranje Incar Tiket Fase Gugur, Alexander Isak Siap Jadi Ancaman
Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) menilai kondisi tersebut bertentangan dengan prinsip FIFA yang menjamin kesetaraan bagi seluruh peserta turnamen.
Mereka mempertanyakan mengapa tim lain dapat melakukan persiapan normal di kota pertandingan, sementara Iran hanya diperbolehkan memasuki Amerika Serikat sehari sebelum pertandingan dan harus meninggalkannya segera setelah laga selesai.
Kontroversi ini sebenarnya sudah muncul bahkan sebelum Piala Dunia dimulai. Beberapa staf penting Iran dilaporkan gagal memperoleh visa masuk ke Amerika Serikat.
Akibatnya, sejumlah anggota tim pelatih dan staf operasional tidak dapat mendampingi skuad secara penuh selama turnamen berlangsung. Pemain Iran, Saeid Ezzatollahi, sebelumnya juga mengungkapkan bahwa FIFA telah menjanjikan solusi terkait persoalan tersebut.
Baca Juga: Kanada Menang, Tapi Kehilangan Bintang? Cedera Horor Ismael Koné Bikin Piala Dunia 2026 Berduka
Di sisi lain, Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat menyatakan aturan yang diterapkan merupakan bagian dari kesepakatan keamanan dan bukan bentuk diskriminasi terhadap Iran. Hingga kini FIFA belum memberikan tanggapan resmi atas rencana pengajuan keluhan tersebut.
Terlepas dari polemik yang berkembang, fokus Iran kini tetap tertuju pada lapangan hijau. Namun menjelang duel krusial melawan Belgia, Team Melli tampaknya harus menghadapi dua lawan sekaligus, yaitu lawan yang berdiri di seberang garis tengah, dan persoalan logistik yang terus membayangi perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!










