Messi Bikin Rekor Lagi, Mac Allister Cuma Bisa Geleng Kepala: "Tidak Ada Kata-Kata"

AKURAT BANTEN - Lionel Messi kembali membuat dunia sepak bola kehabisan cara untuk menggambarkan kehebatannya. Kali ini, bukan hanya para penggemar atau legenda sepak bola yang terpukau, tetapi juga rekan setimnya sendiri.
Gelandang Argentina Alexis Mac Allister mengaku sampai kehabisan kata-kata setelah menyaksikan aksi sang kapten saat membawa Argentina mengalahkan Austria di Piala Dunia 2026.
Dalam laga Grup J yang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Argentina, Messi menjadi penentu hasil pertandingan lewat dua gol yang sekaligus mengantarkannya mencetak sejarah baru.
Tambahan dua gol tersebut membuat koleksi golnya di putaran final Piala Dunia mencapai 18 gol, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen dan melewati rekor milik Miroslav Klose.
Baca Juga: Rekornya Dipecahkan Messi, Klose Malah Angkat Topi: "Dia Pemain Terbaik Sepanjang Masa"
Bagi Mac Allister, pencapaian itu hanyalah sebagian kecil dari apa yang membuat Messi begitu istimewa.
"Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan apa yang dia lakukan," kata Mac Allister.
Gelandang Liverpool tersebut menjelaskan bahwa menyaksikan Messi dari dekat memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan melihatnya lewat layar televisi atau dari tribun stadion.
"Jelas, dia tidak bertubuh besar, tetapi setiap kali Anda melihatnya bermain rasanya seperti mimpi."
Pujian Mac Allister bukanlah sesuatu yang berlebihan jika melihat apa yang dilakukan Messi sepanjang turnamen ini. Pada laga pembuka melawan Aljazair, kapten Argentina itu mencetak hattrick yang menyamai rekor gol Piala Dunia milik Klose.
Baca Juga: Haaland Bikin Pengakuan Mengejutkan! Sebut Prancis Calon Juara Dunia Jelang Duel Penentuan
Beberapa hari kemudian, dua gol ke gawang Austria membuatnya berdiri sendirian di puncak daftar pencetak gol sepanjang masa Piala Dunia.
Yang membuat pencapaian tersebut terasa semakin luar biasa adalah usia Messi. Di usia 39 tahun, ia masih menjadi pusat permainan Argentina, mencetak gol, memimpin tim, dan menentukan hasil pertandingan di level tertinggi sepak bola dunia.
Turnamen ini juga menjadi Piala Dunia keenam dalam kariernya, sebuah rekor yang belum pernah dicapai pemain lain sebelumnya.
Bahkan pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengaku kesulitan mencari kata yang tepat untuk menjelaskan kontribusi sang megabintang.
"Saya tidak punya kata-kata untuk membicarakan Leo," ujar Scaloni setelah pertandingan. "Ketika Leo aktif, semua orang ikut aktif."
Komentar serupa juga datang dari Julian Alvarez. Penyerang Atletico Madrid itu menilai Messi terus menunjukkan kualitas yang sulit dijelaskan meski usianya sudah mendekati 40 tahun.
"Pada usianya sekarang, dia masih menunjukkan bakat dan semua magisnya. Dia yang terbaik di dunia," kata Alvarez.
Menariknya, Messi sendiri memilih bersikap sederhana ketika ditanya soal rekor yang baru saja dipecahkannya. Sang kapten mengaku lebih senang karena Argentina berhasil mengamankan kemenangan dan memastikan tempat di babak gugur daripada membahas statistik pribadinya.
Dengan dua kemenangan dari dua pertandingan, Argentina kini telah memastikan tiket ke fase berikutnya dan kembali mengukuhkan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia. Di tengah performa kolektif yang solid, Messi tetap menjadi pusat gravitasi permainan Albiceleste.
Baca Juga: Empat Tim Resmi Angkat Koper! Mimpi Yordania hingga Turkiye Berakhir di Piala Dunia 2026
Bagi Mac Allister, mungkin memang tidak ada lagi kalimat yang cukup untuk menjelaskan apa yang dilakukan Messi. Namun satu hal pasti, setiap pertandingan yang dimainkan sang legenda di Piala Dunia 2026 semakin mempertegas alasan mengapa banyak orang menganggapnya sebagai salah satu pesepak bola terbesar yang pernah menginjak lapangan hijau.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










