Prediksi Skor Argentina vs Cape Verde di Piala Dunia 2026: Juara Bertahan Favorit, Debutan Afrika Siap Beri Perlawanan Sengit

AKURAT BANTEN - Babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan menghadirkan duel yang mempertemukan juara bertahan Argentina dengan tim debutan Cape Verde. Pertandingan yang berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami, Amerika Serikat, Sabtu (4/7/2026) WIB itu memperlihatkan kontras kekuatan di atas kertas.
Albiceleste menjadi favorit mutlak untuk melaju ke babak 16 besar, namun Cape Verde telah membuktikan bahwa mereka bukan sekadar penggembira dalam penampilan perdana di Piala Dunia.
Argentina datang dengan modal yang nyaris sempurna. Tim asuhan Lionel Scaloni menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dan keluar sebagai juara Grup J.
Dari delapan gol yang mereka cetak, enam di antaranya lahir dari kaki Lionel Messi, yang kembali menunjukkan kelasnya meski telah berusia 39 tahun. Sang kapten kini menjadi salah satu kandidat terdepan peraih Sepatu Emas turnamen.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Menangis dan Tunjuk Langit! Momen Mengharukan untuk Diogo Jota Usai Portugal Lolos
Pada laga terakhir fase grup, Scaloni bahkan sempat mengistirahatkan Messi untuk menjaga kebugarannya. Namun menghadapi Cape Verde di fase gugur, sang megabintang diperkirakan kembali menjadi starter. Kehadirannya jelas menjadi ancaman terbesar bagi lini belakang wakil Afrika tersebut.
Meski demikian, Scaloni menolak menganggap pertandingan ini akan berjalan mudah. Ia justru memberikan pujian kepada Cape Verde yang dinilai tampil luar biasa sepanjang fase grup.
"Mereka pantas mendapatkan hasil yang lebih baik di beberapa pertandingan. Mereka tim yang sangat terorganisasi dan berbahaya dalam serangan balik. Kami tidak meremehkan mereka sedikit pun," ujar Scaloni.
Peringatan itu memang beralasan. Cape Verde menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026. Berstatus debutan, mereka mampu lolos ke babak gugur tanpa sekalipun menelan kekalahan.
Baca Juga: Era CR7 di Timnas Portugal Segera Berakhir? Pernyataan Sang Saudari Bikin Dunia Sepak Bola Heboh
Blue Sharks sukses menahan imbang Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi, memperlihatkan organisasi pertahanan yang sangat disiplin serta kemampuan meredam tekanan dari tim-tim besar.
Asisten pelatih Cape Verde, Humberto Bettencourt, bahkan menegaskan timnya tidak datang ke Miami hanya untuk bertahan.
"Kami tidak percaya pada statistik atau peluang di atas kertas. Kami percaya pada kerja keras dan cara bermain kami sendiri," katanya menjelang laga. Ia juga memastikan Cape Verde tidak akan menerapkan penjagaan khusus terhadap Messi, melainkan mengandalkan pertahanan kolektif.
Semangat serupa juga disampaikan penjaga gawang veteran Vozinha, yang mengajak seluruh rakyat Cape Verde menikmati momen bersejarah ini.
Baca Juga: Messi Bertemu Vozinha di Piala Dunia 2026, Mimpi Kiper Tanjung Verde Akhirnya Jadi Kenyataan
"Tanah kami, rakyat kami, mimpi kami," ucap Vozinha dalam pesan emosional kepada masyarakat negaranya sebelum pertandingan.
Dari sisi kualitas individu, Argentina jelas unggul jauh. Selain Messi, Albiceleste masih memiliki pemain-pemain kelas dunia seperti Lautaro Martínez, Julián Álvarez, Alexis Mac Allister, Enzo Fernández, dan Cristian Romero.
Kedalaman skuad mereka menjadi salah satu alasan mengapa banyak pengamat menempatkan Argentina sebagai kandidat kuat mempertahankan gelar juara dunia.
Sebaliknya, Cape Verde mengandalkan semangat kolektif. Tim besutan Bubista tidak memiliki banyak pemain yang berstatus bintang dunia, tetapi mereka tampil disiplin, kompak, dan sangat efektif saat melakukan transisi dari bertahan ke menyerang. Faktor itulah yang membuat mereka mampu membuat frustrasi lawan-lawannya sepanjang fase grup.
Baca Juga: Nagelsmann Bikin Jerman Hancur di Piala Dunia 2026? Kesalahan Taktik yang Jadi Sorotan
Dari sisi statistik, Opta memberikan peluang kemenangan Argentina mencapai sekitar 81 persen, sedangkan Cape Verde hanya berada di bawah 10 persen. Angka tersebut menggambarkan besarnya jarak kualitas kedua tim, meski bukan berarti hasil pertandingan sudah bisa dipastikan.
Laga ini diperkirakan akan berjalan dengan dominasi penguasaan bola dari Argentina. Cape Verde kemungkinan memilih bertahan rapat dan menunggu peluang melalui serangan balik cepat.
Jika mampu mencetak gol lebih dulu, Albiceleste berpeluang mengendalikan ritme pertandingan. Namun apabila Cape Verde berhasil menjaga skor tetap imbang hingga babak kedua, tekanan justru bisa berbalik menghampiri sang juara bertahan.
Prediksi skor: Argentina 3-0 Cape Verde.
Secara keseluruhan, Argentina tetap memiliki semua modal untuk melangkah ke babak 16 besar. Pengalaman, kualitas individu, hingga efektivitas lini serang membuat Albiceleste berada satu tingkat di atas lawannya.
Baca Juga: Brasil Comeback Dramatis Lawan Jepang di Piala Dunia 2026, Rahasia Taktik Carlo Ancelotti Terungkap
Namun, Cape Verde telah membuktikan sepanjang turnamen bahwa mereka adalah tim yang pantang menyerah. Karena itu, Argentina tetap wajib tampil fokus apabila tidak ingin kisah dongeng Blue Sharks berubah menjadi kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Viral! Pemilik Toko di NTT Gratiskan Susu Dan Popok Bayi untuk Korban Gempa: 'Kami Tidak Cari Untung'
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










