Banten

Spanyol Belum Kebobolan di Piala Dunia 2026, Rodri Malah Bilang Masih Banyak Kekurangan!

Aullia Rachma Puteri | 7 Juli 2026, 23:23 WIB
Spanyol Belum Kebobolan di Piala Dunia 2026, Rodri Malah Bilang Masih Banyak Kekurangan!
Timnas Spanyol pada Piala Dunia 2026.

AKURAT BANTEN - Timnas Spanyol menjadi satu-satunya tim yang masih mempertahankan catatan nirbobol hingga babak perempat final Piala Dunia 2026.

Meski demikian, kapten La Furia Roja, Rodri, menegaskan bahwa timnya belum tampil sempurna dan masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

Spanyol memastikan tiket ke delapan besar setelah menyingkirkan Portugal dengan skor tipis 1-0 pada babak 16 besar di Dallas Stadium.

Gol dramatis Mikel Merino pada menit ke-90+1 menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat sekaligus mengantar tim asuhan Luis de la Fuente melaju ke fase berikutnya.

Kemenangan atas Portugal memperpanjang catatan impresif Spanyol sepanjang turnamen. Dari lima pertandingan yang telah dijalani, mereka belum sekalipun kebobolan.

Baca Juga: Amerika Serikat Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Iran Langsung Balas Sindiran Donald Trump!

Catatan clean sheet itu dimulai saat bermain imbang 0-0 melawan Tanjung Verde pada fase grup, lalu dilanjutkan dengan kemenangan 4-0 atas Arab Saudi, 1-0 atas Uruguay, 3-0 atas Austria, dan 1-0 atas Portugal. Dengan rekor tersebut, Spanyol kini menjadi satu-satunya tim yang masih menjaga gawangnya tetap perawan di Piala Dunia 2026.

Meski statistik tersebut sangat mengesankan, Rodri justru memilih bersikap realistis. Gelandang Manchester City yang dinobatkan sebagai pemain terbaik saat menghadapi Portugal menilai Spanyol masih jauh dari kata sempurna.

"Masih banyak ruang untuk perbaikan. Sekarang kami harus beristirahat dan terus berkembang. Kami adalah tim yang memiliki karakteristik serupa. Kami ingin menguasai bola dan menunjukkan karakter permainan kami," ujar Rodri seperti dikutip ESPN.

Baca Juga: Spanyol Lolos Dramatis, Luis de la Fuente Bongkar Alasan Mikel Merino Selalu Jadi Penyelamat!

Pemain berusia 30 tahun itu menilai kemenangan atas Portugal menyimpan pelajaran penting. Menurutnya, Spanyol masih kurang tajam ketika memasuki sepertiga akhir lapangan. Dominasi penguasaan bola memang berhasil diciptakan, tetapi efektivitas dalam menciptakan peluang masih harus ditingkatkan.

"Semuanya bergantung pada detail-detail kecil. Peluang pertama yang benar-benar menghasilkan gol baru datang ketika kami berhasil menembus pertahanan lawan. Ini menjadi pelajaran untuk pertandingan berikutnya. Kami harus lebih tajam karena kami memiliki potensi besar untuk memberikan ancaman serius," kata Rodri.

Statistik pertandingan menunjukkan Spanyol memang mengendalikan permainan. La Roja mencatat 56 persen penguasaan bola dan melepaskan 15 tembakan.

Namun, hanya dua peluang bersih yang benar-benar berhasil mereka ciptakan sepanjang pertandingan. Salah satunya berbuah gol kemenangan melalui Merino di masa injury time.

Baca Juga: Usai Tekuk Meksiko, Inggris Diminta Tetap Membumi! Tuchel: Jangan Terlena Kemenangan Ini

Rodri sendiri tampil luar biasa sepanjang laga. Ia membukukan 106 sentuhan bola, 87 operan sukses, serta tujuh kali merebut kembali penguasaan bola, menjadikannya pemain paling dominan di lapangan. Penampilan itu membuatnya dinobatkan sebagai Player of the Match.

Pelatih Luis de la Fuente pun tak ragu memberikan pujian kepada sang kapten. Menurutnya, Rodri adalah sosok yang membawa keseimbangan permainan Spanyol, baik saat menyerang maupun bertahan.

"Dia bisa saja mengalami hari yang kurang baik, tetapi dia adalah pemimpin tim ini. Dia luar biasa. Dia memberikan keseimbangan dalam bertahan dan menyerang. Itulah mengapa dia adalah pemain terbaik dunia di posisinya," ujar De la Fuente.

Meski demikian, sang pelatih juga mengingatkan bahwa perjalanan Spanyol masih panjang. Di babak perempat final, mereka akan menghadapi Belgia yang tampil meyakinkan setelah menghancurkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor 4-1. Pertandingan tersebut diprediksi menjadi ujian sesungguhnya bagi lini pertahanan Spanyol yang hingga kini belum tersentuh gol lawan.

Baca Juga: Arsenal Bidik Eks Bek Manchester United! Performa Gemilang di Piala Dunia 2026 Bikin Arteta Kepincut

Dengan kombinasi pemain muda seperti Lamine Yamal serta sosok berpengalaman seperti Rodri, Dani Olmo, dan Mikel Merino, Spanyol memang layak disebut sebagai salah satu kandidat kuat juara. Namun, pernyataan Rodri menunjukkan bahwa skuad La Roja tidak ingin terlena oleh statistik impresif mereka.

Bagi Rodri, rekor nirbobol hanyalah bonus. Yang terpenting adalah terus memperbaiki detail permainan, meningkatkan efektivitas serangan, dan menjaga identitas sepak bola Spanyol. Sikap rendah hati itu bisa menjadi modal penting bagi La Roja untuk menghadapi tantangan yang semakin berat dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.