Banten

Kontroversi Inggris vs Norwegia Memanas, Ayah Haaland Disemprot Legenda The Three Lions karena Sindir Wasit

Aullia Rachma Puteri | 12 Juli 2026, 21:24 WIB
Kontroversi Inggris vs Norwegia Memanas, Ayah Haaland Disemprot Legenda The Three Lions karena Sindir Wasit
Erling Haaland alami kontroversi usai laga melawan Inggris.

AKURAT BANTEN - Inggris berhasil memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Norwegia dalam laga perempat final yang berlangsung sengit. Namun, duel tersebut belum benar-benar usai setelah peluit panjang dibunyikan.

Perdebatan justru berlanjut di luar lapangan, dipicu komentar ayah Erling Haaland, Alf-Inge Haaland, yang menilai timnya dirugikan oleh keputusan wasit.

Pernyataan Alf-Inge memantik reaksi keras dari legenda Inggris, Tony Adams. Mantan kapten Arsenal itu tidak terima jika kemenangan The Three Lions dianggap lahir karena bantuan perangkat pertandingan.

Alf-Inge Haaland sebelumnya menyampaikan kritik terhadap kepemimpinan wasit melalui media sosial. Menurutnya, sejumlah keputusan penting selama pertandingan tidak berpihak kepada Norwegia dan berpengaruh terhadap hasil akhir laga.

Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Prancis vs Spanyol: Adu Dua Raksasa Eropa di Semifinal Piala Dunia 2026

Komentar tersebut langsung menjadi sorotan. Banyak pihak menilai pernyataan Alf-Inge hanya menunjukkan kekecewaan setelah Norwegia gagal melanjutkan kejutan mereka di turnamen.

Tony Adams menjadi salah satu sosok yang paling vokal menanggapi klaim tersebut. Ia menyebut tudingan bahwa Inggris diuntungkan wasit tidak berdasar dan justru meremehkan performa tim asuhan Thomas Tuchel.

Menurut Adams, Inggris pantas memenangkan pertandingan karena tampil lebih disiplin dan mampu mengendalikan permainan pada momen-momen krusial. Ia juga meminta Alf-Inge menerima hasil pertandingan dengan lapang dada alih-alih mencari kambing hitam.

"Saya rasa mereka harus menerima kekalahan," ujar Adams, yang menilai keputusan wasit bukan faktor utama penentu hasil pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Semifinal Piala Dunia 2026: Detik-Detik Inggris Siap Mengudeta Argentina

Di sisi lain, Norwegia memang tampil impresif sepanjang Piala Dunia 2026. Dipimpin Erling Haaland, tim besutan Stale Solbakken sukses menciptakan kejutan dengan menyingkirkan Brasil pada babak 16 besar. Haaland bahkan menjadi salah satu kandidat kuat peraih Sepatu Emas berkat ketajamannya sepanjang turnamen.

Namun, saat menghadapi Inggris, produktivitas sang bomber Manchester City berhasil diredam. Lini belakang The Three Lions mampu membatasi ruang gerak Haaland sehingga Norwegia kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Keberhasilan Inggris sendiri tidak lepas dari permainan solid di semua lini. Kombinasi Jude Bellingham, Declan Rice, hingga Harry Kane kembali menjadi tulang punggung permainan tim yang kini semakin percaya diri menatap babak semifinal.

Meski demikian, kontroversi mengenai keputusan wasit menjadi salah satu topik yang paling ramai dibahas seusai pertandingan.

Baca Juga: Lautaro Martinez Lolos dari Kartu Merah, Keputusan Wasit Picu Kontroversi di Piala Dunia 2026

Di media sosial, pendukung kedua tim saling berdebat mengenai sejumlah insiden yang dianggap layak dipersoalkan.

Fenomena semacam ini bukan hal baru di turnamen besar. Penggunaan teknologi VAR memang bertujuan meminimalkan kesalahan, tetapi interpretasi wasit terhadap sebuah insiden tetap kerap memunculkan perbedaan pendapat.

Bagi Inggris, polemik tersebut tidak mengubah kenyataan bahwa mereka berhasil melaju ke empat besar Piala Dunia 2026. Sementara bagi Norwegia, perjalanan mereka tetap layak mendapat apresiasi.

Setelah sekian lama absen dari panggung utama sepak bola dunia, Haaland dan kawan-kawan berhasil mengembalikan nama negaranya sebagai salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan.

Baca Juga: Viral Lionel Messi Bentak Wasit Joao Pinheiro di Laga Argentina vs Swiss, Ini Penyebabnya

Kini, perhatian Inggris sepenuhnya tertuju ke semifinal. Adapun Norwegia harus mengakhiri petualangan mereka, meski perdebatan mengenai laga kontra Inggris tampaknya masih akan terus bergulir dalam beberapa hari ke depan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.