Banten

Bukan Cuma Cetak Gol! Efek Haaland di Piala Dunia 2026 Bikin Ratusan Orangtua Peru Ganti Nama Bayinya

Aullia Rachma Puteri | 14 Juli 2026, 23:28 WIB
Bukan Cuma Cetak Gol! Efek Haaland di Piala Dunia 2026 Bikin Ratusan Orangtua Peru Ganti Nama Bayinya
Nama Erling Haaland yang terkenal di Peru usai Piala Dunia 2026.

AKURAT BANTEN - Performa gemilang Erling Haaland di Piala Dunia 2026 ternyata tidak hanya membawa Norwegia melangkah jauh di turnamen. Ketajaman sang striker juga memicu fenomena unik di Peru, di mana ratusan orang tua terinspirasi menamai bayi mereka dengan nama Haaland.

Data resmi dari National Registry of Identification and Civil Status (Reniec) Peru menunjukkan bahwa demam Haaland benar-benar terjadi setelah Piala Dunia 2026 bergulir.

Hingga pertengahan Juli, tercatat 468 bayi didaftarkan dengan nama "Haaland", sementara 91 bayi lainnya bahkan menggunakan nama lengkap "Erling Haaland". Fenomena tersebut terjadi meski Peru sendiri gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Lonjakan penggunaan nama Haaland disebut mulai terlihat setelah Norwegia tampil mengejutkan di turnamen, terutama ketika menyingkirkan Brasil pada babak 16 besar.

Baca Juga: Top Skor Piala Dunia 2026 Jelang Semifinal: Messi dan Mbappe Saling Sikut, Kane-Bellingham Belum Menyerah

Dalam laga tersebut, Haaland tampil sebagai pahlawan dengan mencetak dua gol yang membawa negaranya melangkah ke perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia.

Juru bicara Reniec, Ivan Torres, menjelaskan bahwa masyarakat Peru memang memiliki tradisi menjadikan nama pesepak bola dunia sebagai inspirasi untuk anak-anak mereka. Menurutnya, sepak bola memiliki pengaruh budaya yang sangat kuat di negara Amerika Selatan tersebut.

"Bintang sepak bola menjadi inspirasi warga Peru saat mendaftarkan nama anak-anak mereka," ujar Torres. Bahkan, ia sempat berkelakar bahwa "Haaland juga orang Peru."

Fenomena ini sejatinya bukan hal baru di Peru. Berdasarkan data Reniec, nama-nama pesepak bola dunia sudah lama menghiasi daftar identitas warga negara tersebut.

Baca Juga: Sempat Cedera saat Lawan Maroko, Mbappe Dipastikan Siap Tempur? Ini Penjelasan Deschamps

Neymar masih menjadi nama paling populer dengan sekitar 33.809 orang menyandang nama tersebut. Di bawahnya terdapat Lionel Messi dengan sekitar 3.402 nama, Lamine Yamal sebanyak 1.241, dan Cristiano Ronaldo sebanyak 1.185.

Kini, Haaland menyusul masuk dalam daftar nama pesepak bola yang paling banyak dipilih para orang tua Peru.

Popularitas Haaland memang meningkat drastis sepanjang Piala Dunia 2026. Striker Manchester City itu tampil sebagai salah satu pemain terbaik turnamen dengan koleksi tujuh gol, menjadikannya salah satu kandidat kuat peraih Sepatu Emas sebelum langkah Norwegia akhirnya dihentikan Inggris di babak perempat final.

Meski gagal membawa Norwegia melaju hingga semifinal, kiprah Haaland tetap meninggalkan kesan mendalam bagi banyak pencinta sepak bola di seluruh dunia. Ketajamannya di depan gawang, ditambah gaya bermain yang agresif dan konsisten, membuat namanya semakin mendunia.

Baca Juga: Era Trossard di Arsenal Berakhir! Besiktas Menang Banyak, The Gunners Langsung Siapkan Pengganti

Fenomena pemberian nama bayi ini sekaligus memperlihatkan besarnya pengaruh sepak bola terhadap kehidupan masyarakat. Di banyak negara Amerika Latin, pemain sepak bola tidak hanya dipandang sebagai atlet, tetapi juga ikon budaya yang mampu menginspirasi jutaan orang, termasuk dalam keputusan yang sangat personal seperti memilih nama anak.

Di Meksiko bahkan muncul kisah yang tak kalah unik. Seorang bayi dilaporkan memiliki nama superpanjang yang menggabungkan unsur nama keluarga dengan "Haaland", mencerminkan bagaimana popularitas sang bomber Norwegia telah melampaui batas lapangan hijau dan menjadi bagian dari budaya populer.

Piala Dunia 2026 memang belum selesai, tetapi Erling Haaland sudah lebih dulu mencetak "gol" di luar lapangan. Bukan melalui sepakan keras atau sundulan mematikan, melainkan lewat jejak namanya yang kini akan terus hidup dalam identitas ratusan anak di Peru, menjadi bukti bahwa pengaruh seorang pesepak bola hebat terkadang jauh melampaui statistik dan trofi.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.