Banten

22 Laga, 22 Gol! Kylian Mbappe Resmi Jadi Top Skor Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Aullia Rachma Puteri | 19 Juli 2026, 21:34 WIB
22 Laga, 22 Gol! Kylian Mbappe Resmi Jadi Top Skor Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026.

AKURAT BANTEN - Kylian Mbappe kembali mengukir namanya dalam tinta emas sepak bola dunia. Meski gagal membawa Prancis meraih trofi Piala Dunia 2026, penyerang Real Madrid itu tetap pulang dengan pencapaian luar biasa setelah resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Rekor tersebut tercipta dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Pada pertandingan yang berlangsung sengit itu, Mbappe mencetak dua gol untuk Prancis.

Meski Les Bleus harus mengakui keunggulan Inggris dengan skor 4-6, dua gol tersebut sudah cukup mengantarkan Mbappe ke puncak daftar pencetak gol sepanjang masa di ajang Piala Dunia.

Pencapaian Mbappe terasa semakin istimewa karena ia hanya membutuhkan 22 pertandingan untuk mengoleksi 22 gol. Catatan itu membuatnya melampaui Lionel Messi yang sebelumnya memimpin daftar dengan 21 gol dari 33 penampilan di Piala Dunia. Sebelum keduanya, rekor tersebut dipegang legenda Jerman, Miroslav Klose, dengan 16 gol dari 24 pertandingan.

Baca Juga: Lamine Yamal vs Cristian Romero! Duel Penentu yang Bisa Mengubah Nasib Final Piala Dunia 2026

Efektivitas Mbappe menjadi pembeda utama. Dengan rata-rata satu gol per pertandingan, striker berusia 27 tahun itu menunjukkan produktivitas yang belum pernah dicapai pemain lain dalam sejarah turnamen empat tahunan tersebut.

Rekor ini juga masih sangat mungkin bertambah mengingat Mbappe diperkirakan masih memiliki kesempatan tampil pada Piala Dunia berikutnya.

Perjalanan Mbappe menuju rekor tersebut dimulai pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Saat masih berusia 19 tahun, ia langsung mencetak empat gol dan membantu Prancis menjadi juara dunia.

Penampilannya ketika itu membuatnya dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik turnamen sekaligus menjadi remaja pertama sejak Pele yang mencetak gol di final Piala Dunia.

Baca Juga: FIFA Ungkap Desain Cincin Juara Piala Dunia 2026, Hanya Diproduksi 2.026 Buah

Empat tahun kemudian di Qatar 2022, ketajaman Mbappe meningkat drastis. Ia membukukan delapan gol dan meraih Sepatu Emas.

Salah satu momen paling ikonik adalah hattrick ke gawang Argentina pada final, menjadikannya pemain pertama sejak Geoff Hurst pada 1966 yang mencetak tiga gol di partai final Piala Dunia. Meski demikian, Prancis harus puas menjadi runner-up setelah kalah melalui adu penalti.

Pada edisi 2026, Mbappe kembali tampil sebagai mesin gol utama Prancis. Ia mengakhiri turnamen dengan torehan 10 gol, termasuk dua gol dalam laga perebutan tempat ketiga kontra Inggris. Produktivitas tersebut juga menempatkannya di posisi terdepan dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.

Menariknya, setelah mencatatkan rekor bersejarah itu, Mbappe justru mengaku pencapaian pribadinya belum mampu menghapus kekecewaan karena gagal membawa Prancis tampil di final. Ia mengatakan lebih memilih bermain pada laga perebutan gelar daripada mencatatkan rekor individu.

Baca Juga: Kritik Pedas untuk Declan Rice! Eks Liverpool Nilai Bintang Arsenal Salah Posisi di Timnas Inggris

"Saya lebih memilih bermain di final besok daripada menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia," ujar Mbappe usai pertandingan.

Ucapan tersebut menggambarkan ambisi besar sang penyerang yang masih mengutamakan kesuksesan tim dibandingkan pencapaian pribadi.

Meski demikian, rekor yang dibukukan Mbappe tetap layak mendapat apresiasi tinggi. Dalam tiga edisi Piala Dunia, ia berhasil melewati sederet legenda seperti Miroslav Klose, Ronaldo Nazario, Gerd Muller, hingga Lionel Messi.

Selain menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen, Mbappe juga kini tercatat sebagai salah satu pemain paling produktif di fase gugur Piala Dunia berkat konsistensinya mencetak gol pada pertandingan-pertandingan penting.

Baca Juga: Sejarah Baru! Juara Piala Dunia 2026 Tak Cuma Angkat Trofi, FIFA Siapkan Cincin Juara Eksklusif

Dengan usia yang masih relatif muda untuk ukuran pesepak bola elite, peluang Mbappe memperlebar rekor tersebut masih sangat terbuka.

Jika tetap menjadi andalan Prancis pada Piala Dunia berikutnya, bukan tidak mungkin jumlah golnya akan semakin sulit dikejar oleh generasi setelahnya.

Apa pun hasil final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina, satu sejarah telah tercipta lebih dulu. Kylian Mbappe kini berdiri sendirian di puncak daftar pencetak gol sepanjang masa Piala Dunia, sebuah pencapaian yang menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang terbaik dalam sejarah sepak bola.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.