Muslim Wajib Tahu! Ini Alasan Kenapa Makan Kurma Harus Ganjil

AKURAT BANTEN - Kita sering mendengar bahwa jika memakan kurma, sebaiknya dalam jumlah ganjil. Hal ini pun menjadi kepercayaan umum di kalangan umat Islam.
Memakan kurma dalam jumlah ganjil juga merupakan anjuran Rasulullah. Beliau pernah menganjurkan memakan kurma dengan jumlah 1,3,5,7, atau 9.
Yang menjadi pertanyaan adalah, kenapa harus ganjil? Berikut penjelasannya.
Baca Juga: Bolehkah Mandi Wajib Setelah Imsak? Simak Penjelasannya agar Puasa tetap Sah
Alasan Kenapa Makan Kurma Harus Ganjil?
Kecintaan Rasulullah
Alasan kenapa makan kurma harus ganjil yang pertama adalah, bilangan ganjil merupakan bilangan kecintaan Rasulullah saw.
Dalam riwayat diceritakan bahwa Rasulullah pernah memakan tujuh butir kurma karena kecintaan beliau kepada bilangan ganjil dalam segala urusan.
Beliau juga pernah makan kurma berjumlah ganjil sebelum berangkat sholat Idul Fitri.
Baca Juga: Resep Mudah Membuat Kolak, Bisa Dijadikan Menu Takjil Buka Puasa
Dijauhkan dari Racun
Keistimewaan makan kurma dengan jumlah ganjil selanjutnya adalah dapat dijauhkan dari racun maupun sesuatu yang negatif.
Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis Bukhori dan Muslim.
"Barang siapa yang mengonsumsi tujuh butir kurma ajwa pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir."
Berdampak Baik bagi Tubuh
Memakan kurma dalam jumlah ganjil dapat berdampak baik bagi tubuh.
Terdeapat sebuah penelitian medis yang menjelaskan bahwa mengonsumsi buah kurma dalam jumlah genap dapat menghasilkan gula dalam darah dan potassium tanpa memberi banyak energi.
Sebaliknya, jika mengonsumsi kurma dalam jumlah ganjil tubuh bisa mengubahnya menjadi karbohidrat yang bermanfaat untuk menambah energi dalam tubuh dan mengembalikan stamina.
Itulan alasan mengapa makan kurma harus dalam jumlah ganjil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









