Waspada! Ini Bahaya Tidur Setelah Sahur, Bisa Menyebabkan Stroke

AKURAT BANTEN - Saat sahur, kita sering merasa ngantuk dan lesu. Biasanya setelah sahur kita langsung tidur kembali.
Namun, kebiasaan tidur setelah sahur tidak disarankan karena berdampak negatif pada kesehatan penernaan dan kadar gula darah di dalam tubuh.
setelah makan sahur masuk ke dalam perut, lambung akan mencerna menjadi sari-sari makanan yang kemudian diserap oleh tubuh untuk dijadikan energi.
sistem pencernaan perlu setidaknya 2 jam untuk mengolah makanan sampai menjadi sari makanan. Proses pencernaan ini membutuhkan suplai darah yang tidak sedikit.
Baca Juga: Kapan Perkiraan Malam Lailatul Qadar Tiba? Simak Tanda-Tandanya
Jika tubuh tertidurm seluruh fungsi tubuh akan berhenti bekerja sementara kecuali jantung, otak dan paru-paru. Maka dengan hal ini, tubuh tidak dapat mencerna dan menyerap nutrisi yang diperlukan.
Bahaya Tidur Setelah Sahur
Lemak Tubuh Menimbun
Bahaya tidur setelah sahur yang pertama adalah lemak menjadi tertimbun di dalam tubuh.
Makanan yang masuk ke tubuh akan digunakan sebagai energi. Jika setelah makan langsung tidur, kalori dari makanan akan disimpan menjadi lemak.
Baca Juga: Inilah Golongan Orang yang Puasanya Sia-Sia Bahkan Tidak Berguna!
Asam Lambung Naik
Bahaya tidur setelah sahur selanjutnya adalah asam lambung menjadi naik. Saat tubuh tertidur, pencernaan dalam tubuh tidak bekerja dengan baik.
Lambung akan secara otomatis meningkatkan produksi asam lambung untuk mempercepat prosesnya.
Di samping itu, ketika Anda tidur, gaya gravitasi akan melonggarkan klep lambung sehingga menyebabkan asam lambung dalam perut mengalir balik ke kerongkongan.
Baca Juga: Apa Hukum Membaca Doa Qunut Witir Di Separuh Terakhir Ramadhan? Simak Penjelasannya
Asam lambung bisa mengikis lapisan dinding kerongkongan dan menyebabkan luka di kerongkongan. Hal tersebut bisa menyebabkan perut mulas, nyeri ulu hati, dan sensasi panas perih seperti terbakar pada dada hingga tenggorokan.
Stroke
Bahaya tidur setelah sahur selanjutnya adalah dapat menyebabkan stroke.
Tidur setelah sahur membuat sistem pencernaan Anda sulit untuk mencerna makanan.
Itu artinya lambung membutuhkan asupan darah yang lebih banyak untuk memperlancar kerjanya. Padahal, otak tetap membutuhkan asupan darah yang stabil meski kita sedang tertidur.
Suplai darah yang terkonsentrasi menuju perut ini membuat otak bisa kekurangan oksigen.
Dalam jangka panjang, bila kebiasaan ini terus dilakukan, otak bisa mengalami stroke. Teori lainnya mengatakan bahwa bahaya tidur setelah sahur terkait dengan peningkatan asam lambung yang menyebabkan sleep apnea dan memicu stroke.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









