Banten

Masjid Istiqlal Bersolek Sambut Ramadan 1447 H, Ribuan Porsi Buka Puasa Disiapkan Setiap Hari

Varin VC | 17 Februari 2026, 13:47 WIB
Masjid Istiqlal Bersolek Sambut Ramadan 1447 H, Ribuan Porsi Buka Puasa Disiapkan Setiap Hari

AKURAT BANTEN - Masjid Istiqlal, Jakarta, kembali bersiap menyambut datangnya Ramadan 1447 Hijriah dengan serangkaian program pelayanan bagi umat.

Setiap hari, ribuan jemaah diperkirakan akan memadati masjid terbesar di Asia Tenggara ini untuk menunaikan ibadah, mulai dari salat berjamaah hingga berbuka puasa bersama.

Baca Juga: Harga Emas Antam Terpeleset Tajam, Buyback Ikut Turun di Tengah Penyesuaian Pajak

Pengelola Istiqlal menyiapkan sekitar 3.000 porsi takjil dan makanan berbuka puasa setiap hari kerja. Jumlah tersebut meningkat hingga 5.000 porsi saat akhir pekan, ketika lonjakan jemaah biasanya tak terelakkan.

Penyediaan makanan ini terlaksana berkat kolaborasi dengan para donatur, lembaga sosial, serta partisipasi masyarakat yang ingin berbagi keberkahan di bulan suci.

Baca Juga: Pajak Kendaraan Jateng Naik Ugal-ugalan, Gubernur Luthfi Akhirnya Turun Tangan Kasih Diskon!

Suasana berbuka puasa di pelataran dan ruang utama masjid menjadi salah satu momen yang paling dinanti. Jemaah dari berbagai latar belakang duduk berdampingan, menikmati hidangan sederhana dalam nuansa kebersamaan yang hangat. Tradisi ini telah menjadi ciri khas Ramadan di Istiqlal, menghadirkan semangat solidaritas yang terasa begitu kuat.

Tak hanya soal konsumsi, pengelola juga mempersiapkan berbagai aspek teknis untuk memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah.

Area masjid dibersihkan secara menyeluruh, fasilitas ibadah diperiksa dan dirawat, serta sistem tata suara dan pencahayaan dipastikan berfungsi optimal untuk menunjang kegiatan ibadah malam.

Baca Juga: Tembok Rumah Mewah Roboh ke Area SMPN 182 Jakarta, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Pengaturan alur keluar-masuk jemaah turut menjadi perhatian utama. Panitia bersama petugas keamanan dan relawan akan mengatur arus pergerakan, terutama saat waktu berbuka, salat tarawih, dan menjelang tengah malam. Koordinasi intensif dilakukan agar kepadatan jemaah tetap tertib dan kondusif.

“Ramadan di Istiqlal bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga pelayanan dan kebersamaan umat,” ujar salah satu perwakilan pengelola masjid.

Ia menambahkan bahwa seluruh persiapan dilakukan sejak jauh hari agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar.

Baca Juga: Mudik Aman Berbagi Harapan Dibuka, Ini Panduan Lengkap Daftar Program Gratis Jasa Raharja 2026

Program ibadah khusus seperti iktikaf dan qiyamul lail akan menjadi fokus utama pada 10 malam terakhir Ramadan. Panitia menyiapkan mekanisme pendaftaran bagi jemaah yang ingin mengikuti iktikaf, lengkap dengan ketentuan teknis demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.

Selain itu, rangkaian kajian keislaman, ceramah menjelang berbuka, serta tausiah usai salat tarawih juga akan digelar dengan menghadirkan para ulama dan tokoh agama.

Kehadiran para penceramah diharapkan dapat memperkaya pemahaman spiritual sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Baca Juga: Jalan Rusak, Semangat Tak Retak: Jeritan Sunyi Pendidikan dari Grobogan

Dengan segala persiapan tersebut, Ramadan di Masjid Istiqlal diharapkan kembali menjadi ruang ibadah yang khusyuk sekaligus tempat bertemunya ragam lapisan umat dalam suasana penuh kedamaian. Lebih dari sekadar agenda tahunan, Ramadan di Istiqlal adalah perwujudan semangat berbagi, melayani, dan menguatkan kebersamaan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Varin VC
Reporter
Varin VC
Varin VC
Editor
Varin VC