Angka Pengangguran di Banten Tertinggi di Indonesia, Menaker Ida Fauziyah Ungkap Penyebabnya

AKURAT BANTEN - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyebut angka pengangguran di Provinsi Banten, masih tinggi.
Dia berharap, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, dapat menekan angka pengangguran.
"Ya, salah satu cara kita menurunkan pengangguran itu adalah menyiapkan kompetensi mereka," kata Ida, di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Rabu (18/10/2023).
Baca juga: Situasi Gaza Memburuk, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi Mendadak Terbang ke Jeddah
Ida menjelaskan, banyak pengangguran di Provinsi Banten lantaran tidak memilik skill khusus untuk dapat bekerja di perusahaan.
"Biasanya mereka tidak bisa masuk dunia usaha, dunia industri karena dia tidak memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri," ucapnya.
Untuk itu, BLK Maritim di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang diharapkan dapat menyiapkan kompetensi calon pegawai untuk bekerja di perusahaan.
"Maka salah satu cara kita menurunkan pengangguran adalah dengan menyiapkan mereka, menyiapkan kompetensinya, sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri," sambungnya.
Saat ini angka pengangguran di Provinsi Banten cukup tinggi, bahkan lebih tinggi dari rata-rata nasional.
Baca juga: Kabupaten Pandeglang Tempati Posisi ke-4 Wilayah Paling Rawan Politik SARA
Dari data BPS beberapa tahun terakhir, Banten menempati posisi pertama atau terbanyak angka pengangguran se-Indonesia.
BPS juga mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Provinsi Banten mencapai 486,35 ribu orang.
"Persentase pengangguran di Serang dan Banten cukup tinggi, nasional 5,4 persen, Serang 10 persen dan Banten sekitar 8 persen," jelasnya.
Oleh karena itu, dalam kegiatan tersebut juga telah dilakukan pengukuhan pengurus Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Industri daerah di BBVP Daerah Serang.
Forum tersebut akan mempertemukan antara lembaga pelatihan dengan dunia usaha dan dunia industri
"Kita terus memperkecil adanya miss match. Yang kita lakukan adalah selalu dalam konteks link and match. Di forum inilah kebutuhan dunia usaha dan dunia industri terkait kompetensinya pekerjaan dipertemukan di forum ini," terangnya
Dia mengungkapkan, forum tersebut ada di setiap balai pelatihan Vokasi, yang diharapkan nantinya menjadi jembatan untuk mengentaskan pengangguran di Provinsi Banten.
"Forum ini memang ada di semua balai pelatihan vokasi, dan yang tadi itu adalah forum komunikasi lembaga pelatihan daerah Serang," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana





