Hadir di Temu Rakyat Pejuang Lingkungan, Anies Baswedan Sebut Pemerintah Kuno

AKURAT BANTEN - Calon Presiden Nomor Urut 1 Anies Baswedan menghadiri temu rakyat pejuang lingkungan untuk perubahan, di lapangan Kampung Padarincang Masjid, Kabupaten Serang, Banten.
Pantauan Akurat Banten, Anies Baswedan tiba di lokasi sekitar pukul 17.18 WIB dan langsung disambut meriah oleh masyarakat yang menunggu sejak siang tadi.
Anies langsung menyapa ribuan masyarakat yang menunggu sejak siang dari rooftop kendaraan yang ditumpanginya.
Baca Juga: Bahas Soal Lingkungan Di Kabupaten Serang, Kata Anis : Pembangunan Harus Menerapkan Keseimbangan
Sontak lautan masyarakat antusias sambil berteriak 'Anies Presiden' di lapangan Padarincang Masjid.
Dalam kesempatan tersebut, Anies mengatakan, masyarakat Padarincang memiliki aspirasi terkait dengan perlindungan lingkungan.
"Silaturahmi dengan masyarakat Serang Banten, di tempat ini adalah tempat di mana masyarakat memiliki aspirasi tentang perlindungan lingkungan hidup, yang kita ingin Indonesia ke depan memikirkan keseimbangan antara ekonomi, dan ekologi," kata Anis, Selasa (30/1/2024).
Anies mengungkapkan, soal pembangunan dimasa yang akan datang pemerintah harus mementingkan keseimbangan dengan lingkungan.
Diketahui sebelumnya, masyarakat Padarincang pernah menolak pembangunan geothermal yang akan dibuat di wilayah Padarincang lantaran dinilai akan membawa dampak buruk untuk lingkungan, padahal proyek tersebut masuk dalam proyek strategis nasional.
Baca Juga: Oknum ASN Kemenag Lebak Jadi Tersangka Karena Telantarkan Istri Dan Menanggung Hutang Suami
"Tadi saya sampaikan semua yang terkait dengan pembangunan harus memberikan keseimbangan dengan lingkungan, dan pembangunan seperti ini bukan pertama kali di dunia, di banyak tempat banyak yang membangun, memperhatikan lingkungan," jelasnya.
Anies menilai, pemerintah tidak mau repot soal pembangunan lingkungan karena waktu dan ongkosnya.
"Kenapa sering kali soal lingkungan tidak diperhatikan, karena tidak mau mengeluarkan ongkosnya dan tidak mau repot waktunya, padahal tidak bisa," ucapnya.
Padahal, kata Anies, pada era sekarang kegiatan ekonomi tidak lagi bisa menggunakan satu P yakni Profit, tetapi bisa jadi 3P Profit, yaitu Planet dan People.
"Sekarang kegiatan ekonomi tidak bisa lagi satu P. Sekarang 3, profit, planet, ketiga people, jadi kalau masih ada usaha dengan satu P, itu kuno," jelasnya.
"Ke depan 3 P, supaya semuanya selaras. Usahanya maju, masyarakat dapat keuntungan, planet, lingkungan terawat," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”





